Widget HTML Atas

Pemerintah Belum Maksimal Lirik Potensi Pasar Modifikasi

Jakarta Custom Culture tahun kemudian (Foto: Ruly Kurniawan)Jakarta Custom Culture tahun kemudian (Foto: Ruly Kurniawan)

Jakarta - Modifikasi (custom) di Indonesia ketika ini masih belum dilirik oleh pemerintah. Padahal berdasarkan penyelenggara Jakarta Custom Culture, Andry Agus Andrian atau dekat disapa Black, hasil modifikasi para builder dalam negeri patut diacungi jempol.

"Tidak bisa dipungkiri hasil kreasi anak bangsa patut dibanggakan," ucap Black.

Bahkan Black menyebut bila kemampuan builder custom di Indonesia tidak kalah bersaing dengan yang punya luar. Oleh alasannya yaitu itu wadah menyerupai event Jakarta Custom Culture yang akan digelar bulan depan ini dirasa perlu untuk menuangkan hasrat atau hobi otomotif mereka sebagai bentuk derma terhadap karya builders dalam negeri.



Dirinya mengungkapkan bila sponsor utama dari JCC 2018 ini masih disokong dari pihak swasta. Namun tidak menutup kemungkinan untuk bisa berharap mendapat derma dari pemerintah.

"Untuk hingga ketika ini sponsor kita masih dari pihak swasta, mudah-mudahan goalnya kita tahun depan mulai dilirik dari pemerintah," ucap Black

"Karena kan bagaimana pun kita yang dari Jakarta, kemudian ada yang dari Bandung, ataupun dari tempat lainnya, yang sudah membuat event budaya custom pada dasarnya cuman satu ingin memajukan hasil karya anak bangsa," kata Black.



Menurutnya dengan hadirnya program semacam ini bisa memunculkan pasar gres otomotif, yakni ketika para pelaku industri, builders, dan konsumen bertemu, tidak menutup kemungkinan untuk bisa terjalin kerjasama, dan membuat lapangan pekerjaan baru.

"Kita berharap pemerintah bisa mensupport event kita atau event yang lainnya," tambahnya.