Tak Semua Motor Chopper Ibarat Joko Widodo Legal Di Jalan Raya

Meski tidak semuanya, kebanyakan motor kustom biasanya banyak menerima ubahan ekstrem. Bahkan, ada yang hanya disisakan mesinnya saja, misalnya ibarat modifikasi bergaya Chopper."Modifikasi Chopper itu harus pakai rangka kustom. Kaprikornus memang hampir nggak pakai part original pabrikan kecuali mesin," ungkap owner Custom Concept Industries Ariawan, dikala ditemui detikOto, di Palmerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Tak Semua Motor Chopper Ibarat Joko Widodo Legal Di Jalan Raya
Modifikasi tanpa menyisakan kerangka motor bawaan, artinya sama saja menciptakan motor baru, alasannya nomor rangka motor harus sama dengan nomor rangka di STNK (Surat Tanda Naik Kendaraan).

Menurut Ariawan, permasalahan rangka di dunia motor kustom sekarang sedang dibicarakan lewat sebuah tubuh berjulukan Innovative and Creative Automotive Society Indonesia (Increase).

"Rangka jikalau motor kustom gini kan harus bikin. Ini makanya di INCREASE lagi dibicarakan. Misal jikalau kita bikin rangka, nanti kita menciptakan sertifikatnya ibarat apa. Contoh yang di motornya Pak Jokowi, yang Chopper itu, sertifikatnya kan keluar. Kita juga lagi menunggu nih caranya bagaimana, semoga motor kustom lain sanggup legal di jalan raya," pungkas Ariawan.

Jika mengacu pada UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 52, setiap kendaraan bermotor yang dimodifikasi hingga mengubah persyaratan kontruksi dan material, wajib melaksanakan uji tipe ulang.

Selain itu, juga harus melaksanakan pendaftaran dan identifikasi ulang di Samsat.

Artikel Menarik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel