Honda: Motor Listrik Jangan Asal-Asalan, Harus Standar Internasional

Test ride Honda PCX Electric Foto: Pradita UtamaTest ride Honda PCX Electric Foto: Pradita Utama

Bandung -

[Gambas:Video 20detik]


Menyambut masa kendaraan listrik, produsen sepeda motor berbondong-bondong menyampaikan produknya. Tak terkecuali Honda yang sudah hadir dengan PCX Electric.

Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Loman menyampaikan harapannya untuk regulasi kendaraan sepeda motor listrik untuk mengacu pada standar internasional.

"Kita di AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) sudah juga berdiskusi di Kementerian terkait sepeda motor listrik, dan kita menyarankan bahwa regulasinya itu memakai regulasi yang sudah berlaku di internasional," ujar Johannes Loman usai melaksanakan peluncuran motor gres di Bandung, Jawa Barat.



Lebih lanjut, laki-laki yang juga menjabat Ketua Umum AISI ini menyebut bila regulasi sudah berstandar internasional maka ada dua hal yang terasa dampaknya.

"Ke depannya jika nanti diproduksi di Indonesia akan lebih gampang diterima di negara lain sebab sudah comply," kata Loman.

"Kemudian yang saya anggap cukup penting yakni keamanannya, sebab kan ini produk teknologi baru. Kalau comply UNR136 (standar PBB untuk kendaraan listrik) maka itu akan aman, untuk digunakan Indonesia maupun ekspor, PCX listrik kami sudah mengacu ke standar tersebut," ujar Loman.



Loman menjelaskan UNR 136 merupakan standarisasi soal kendaraan listrik yang menyangkut keselamatan dan anutan kebocoran, termasuk daur ulang baterai. Ia menyebut pemerintah sedang mengacu ke arah sana.

"Saya lihat pemerintah menyambut baik dengan hal itu,. AISI bersama pemerintah untuk mengupas UNR136. Kalau melihat dari diskusinya pemerintah akan mengacu ke standar internasional," tutur Loman.

Infografis Honda PCX ElectricInfografis Honda PCX Electric Foto: Nadia Permatasari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel