Waduh, Ada Pembakaran Kendaraan Beroda Empat Di Banyak Sekali Wilayah Di Jateng

Ilustrasi kendaraan beroda empat terbakar Foto: Suparno

Buat Otolovers coba ingatkan untuk terus menjaga keamanan tempat tinggal Otolovers ya. Karena dikala ini diduga ada oknum yang melaksanakan kejahatan modus pembakaran kendaraan beroda empat dengan contoh waktu yang nyaris sama sekitar subuh atau sebelumnya, di wilayah Jawa Tengah. Oleh hal itu Polda Jawa Tengah mengimbau warga ulet melaksanakan siskamling.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Pol Agus Triatmadja, menyampaikan imbauan supaya masyarakat menggiatkan siskamling yaitu untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Masyarakat giatkan kembali siskamling, tingkatkan kewaspadaan. Untuk memperkecil peluang pelaku melaksanakan aksi," kata Agus kepada detikcom, Jumat (1/2/2019).

Terkait modus dan contoh waktu, Agus membenarkan ada kesamaan antara agresi disemua daerah. Sampai dikala ini tercatat insiden pembakaran kendaraan beroda empat terjadi di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal.

"(pola insiden yang sama) salah satu pertimbangan (digalakkan siskamling)," tandasnya.


Di Kota Semarang, insiden terjadi antara pukul 03.30 WIB hingga 04.15 WIB. Modusnya memakai kain, botol, dan cairan gampang terbakar seakan-akan molotov.

"Modusnya memakai kain, dimasukkan dalam botol plastik, pakai minyak tanah," kata Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Pol Abiyoso Seni Aji, di Mapolrestabes Semarang, Kamis (31/2/2019) kemarin.

Dari yang diketahui pada beberapa lokasi pembakaran mobil, Abi menilai pelaku cukup bernyali alasannya yaitu turun dari motor kemudian menghampiri sasaran kemudian melaksanakan aksinya. "Pelakunya turun (dari motor)," ujarnya.

Kasus tersebut masih terus diselidiki kepolisian. Selain itu polisi mengimbau masyarakat tetap tenang.


Sementara itu di Kota Semarang ada 13 TKP pembakaran kendaraan beroda empat dan 1 motor. Lokasinya antara lain, hari Jumat 4 Januari 2019 di Jalan Puspogiwang I pukul 03.30 WIB, Selasa 8 Januari 2019 di Jalan Irigasi pukul 03.30 WIB, Kamis 10 Januari 2019 di Jalan Gaharu Utara Banyumanik pukul 03.30 WIB, terakhir pagi tadi pukul 04.15 WIB di Jalan Genuk Karang Lo. Sedangkan pembakaran motor ada di Perum Beringin Ngaliyan tanggal 28 Januari pukul 03.30 WIB.

Di Kendal terjadi di 7 lokasi yaitu pada 26 Desember 2018 di Botomulyo Cepiring, 30 Desember 2018 di Desa Karangtengah, 1 Januari 2019 di Langen Harjo, 2 Januari 2019 di Desa Botomulyo, 3 januari Desa Rowosari, dan pada tanggal 14 Januari 2019 ada 2 insiden di Brangsong dan Sekopek.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel