Turun Drastis, Sienta Sudah Disalip Wuling Cortez

Turun Drastis, Sienta Sudah Disalip Wuling Cortez, Penjualan Toyota Sienta terus merosot. Baru tiga tahun hadir semenjak tahun 2016, Sienta makin sepi peminat. Sienta pada tahun pertamanya bisa mencetak angka penjualan sebesar 17.931 unit. Namun dua tahun berselang, hanya 5.113 unit Sienta yang terjual.

Turun Drastis, Sienta Sudah Disalip Wuling Cortez


Padahal pada dikala peluncuran, Toyota bisa menargetkan 3.500 unit Sienta terjual setiap bulannya. Tapi kalau melongok data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kalau dirata-ratakan Sienta hanya terjual 400 unit per bulannya.


"Memang mobil-mobil ibarat ini di awal-awal booming kita pernah jualan di atas 1.000 (unit per bulan). Tapi normalnya masih segitu (400-500-an unit per bulan) sepertinya," tutur Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy .

Merosotnya penjualan Sienta, menciptakan MPV penantang Freed itu disalip oleh Wuling Cortez. Cortez sendiri tercatat sebagai pendatang gres di segmen MPV.

MPV merek China itu gres meramaikan jagat otomotif Tanah Air pada selesai tahun 2017. Setahun setelahnya Wuling bisa menjual 5.857 unit.

Sebelumnya, merosotnya penjualan Sienta sempat diprediksi oleh sang kompetitor Honda. Honda yang mempunyai Freed bentuknya serupa dengan Sienta menyebut, kendaraan beroda empat dengan desain kotak tak lagi disukai orang Indonesia.

Itu yang menciptakan Honda ogah membawa Freed meskipun di negara asalnya Jepang sudah mempunyai model baru. Berbeda dengan Honda, Toyota tampaknya masih berusaha menjual Sienta meskipun peminatnya kian menurun.

"Ada sih beberapa konsumen kecewa Honda Freed gres tidak kita bawa. Tapi kita nilai hingga kini belum ada benefit untuk konsumennya dari sisi harga, kapasitas, dan sebagainya," tambah Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel