Cara Menghilangkan Suara berdecit pada Kampas Depan

Image result for caliper kampas depan


suara berdecit pada kampas depan memang tidak berdampak membahayakan tetapi jika bunyinya terus menerus saat berkendara amat mengganggu hati kita haha... 

lalu apa sich yang membuat kampas mengeluarkan bunyi yang tidak enak di telinga kita. Bunyi keluar karena banyak faktor seperti karena Kampas Depan kotor, piringan baret atau tidak rata, bracket kampas macet, piston caliper rem kotor.

untuk menyelesaikan masalah ini kita harus membuka caliper rem dengan kunci L bintang dan membuka atau mencopot semua bagian caliper kampas, bracket / pegangan kampas kemudian kita bersihkan dengan angin kompresor atau jika tidak ada kita bersihkan dengan sikat kawat .

setelah di bersihkan periksa keadaan kampas depan apakah telah terbentuk alur di karenakan pringan juga sudah terbentuk atau tidak rata maka kita harus amplas agar bagian kampas dan piringan rata untuk kampas mudah hanya menggunakan amplas kasar sedangkan untuk piringan cakram kita harus menggunakan gerinda.

setealah kampas depan dirasa sudah halus atau kembali seperti semula tanpa ada alur yang terbentuk  di bagian kampas maka kita harus melumasi as bracket yang akan masuk kedalam caliper berlapis karet karena jika pergerakan kampas tidak lancar maka akan mengganggu pergerakan keluar masuk piston yang menyebabkan kampas telat balik dan menyebabkan bunyi berdecit 

maka janagn lupa membersihkan pistonya pndorong kampas agar lancar. 

kadang jika sudah parah macet pistonya pendorong akan seperti besi bergesekan yang akan menyebabkan piringan cakram termakan oleh gesekan secara terus menerus karena piston pendorong tidak bisa kembali terdorong saat terjadi pengereman untuk piston pendorong tidak perlu di lumasi hanya perlu di bersihkan sampai lancar jika didorong kedalam

jika sudah di bersihkan dan dilumasi gemuk bracket as selanjutnya dipasang kembali dan tidak akan ada suara berdecit kembali 

semga artikel di atas bermanfaat buat mengatasi masalah kawan kawan yang awam. 





Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel