Widget HTML Atas

Mengenal Arahan Kekentalan Oli Sae 5W - 30

 Memilih oli berkualitas ada cara paling ampuh untuk merawat mesin kendaraan beroda empat anda menjadi bert Mengenal Kode Kekentalan Oli SAE 5W - 30
SAE OLI

Memilih oli berkualitas ada cara paling ampuh untuk merawat mesin kendaraan beroda empat anda menjadi bertenaga dan tahan lama. Banyaknya jenis oli yang dijual dipasaran, mengakibatkan kita sebagai orang awam agak sedikit galau wacana perbedaan kwalitas diantara jenis oli yang dijual. Selain itu, oli - oli yang ada dipasaran juga memiliki arahan - arahan beraneka ragam yang menambah rasa kebingungan yang risikonya tidak pernah terjawab.

Baca juga : fungsi komponen - komponen sistem pelumasan pada mesin kendaraan beroda empat dan cara kerjanya.

Salah satu arahan yang ditampilkan dengan sangat gamblang dibagian merek oli yaitu arahan kekentalan oli. Dimana setiap oli memiliki nilai kekentalan yang berbeda - beda sesuai dengan fungsi oli tersebut apakah akan digunakan untuk mesin atau komponen lain yang bekerja pada kendaraan.
 Memilih oli berkualitas ada cara paling ampuh untuk merawat mesin kendaraan beroda empat anda menjadi bert Mengenal Kode Kekentalan Oli SAE 5W - 30
SAE Oli

Semakin besar nilai kekentalan oli, maka oli tersebut semakin padat. Sebaliknya, semakin kecil nilai kekentalan oli, maka kondisi oli semakin sangat encer. Kode ini bertuliskan SAE ( Sociate Of Automotive Enggineering ). Seperti yang terlihat pada gambar diabwah ini.

Lebih lanjutnya pada kemasan oli juga tertuliskan 5W - 30. Apa maksudnya ?

5  W Artinya : Pada suhu -20oC,   kekentalan oli  tersebut sama dengan oli SAE 10 yang didinginkan   minus 20 dejarat Celcius.


40 Artinya : Pada suhu +100oC,    kekentalan oli tersebut sama dengan oli SAE 40 yang panaskan +  100 Celcius.

Kaprikornus pada kesimpulannya, oli yang memiliki arahan menyerupai diatas maka oli ini dapat berubah - ubah kekentalannya sesuai dengan suhu disekitarnya.

Oli mesin untuk mesin diesel dan bensin berbeda. Tekanan kompresi dan pembakaran di dalam mesin diesel sangat tinggi, dan daya yang besar diberikan pada part-part yang berputar. Oleh sebab itu, oli mesin yang digunakan pada mesin diesel harus membentuk film oli yang sangat kuat. Akan tetapi, baru-baru ini telah diproduksi tipe oli untuk kedua mesin diesel dan bensin. Oli mesin menurun tingkatnya dikarenakan oksidasi atau panas, dan harus diganti secara berkala.