Widget HTML Atas

10 Tahun Vakum, Kejurnas Offroad Kembali Bergulir

Setelah 10 tahun vakum, Indonesian Offroad Federation (IOF) kembali menggelar Kejuaraan Nasional terbuka 2018. Pada kesempatan kali ini para akseptor akan laga skill offroad di Sirkuit Alam AA87C Sentul, Kejuaran Nasional ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12 Oktober sampai 14 Oktober 2018. "Kejuaraan ini diikuti oleh kurang lebih 20 Pengda dari 34 Provinsi. 

10 Tahun Vakum, Kejurnas Offroad Kembali Bergulir
10 Tahun Vakum, Kejurnas Offroad Kembali Bergulir : foto detik.oto
Kami berharap teman-teman sanggup memupuk rasa persaudaraan dan menawarkan bantuan konkret pada masyarakat Indonesia pada umumnya," ujar Ketua Umum Pengcab Bogor dan Penanggung Jawab Kejuaraan Nasional IOF 2018, Untung Purwadi usai menawarkan kata sambutan dalam jadwal tersebut.
Kejuaraan Nasional diikuti oleh 135 kendaraan beroda empat yang dibagi ke dalam dua kelas, pertama Racing Adventure dan kedua ialah Racing Umum Terbuka.

Kejuaraan Nasional Racing Adventure non winch terbagi ke dalam 5 kelas di antaranya,

kelas 1-1000 cc bensin/diesel standar, 1-1000 cc bensin/diesel full modifikasi, 1-2000 cc bensin/diesel, 1-4800 cc bensin/diesel, dan FFA Turbocharged.

Melalui kelas racing umum terbuka Untung berharap akan lahir Offroader muda Nasional yang membanggakan. "Harapannya akan lahir offroader muda sejati yang cinta tanah air, punya jiwa bela negara yang tinggi dan tetap memegang teguh persatuan dan kesatuan," tambah untung.

Para akseptor Kejuaran Nasional IOF 2018 akan memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya dimenangkan oleh Pengda Kalimantan Selatan pada tahun 2008. Pemenang dari setiap kelas akan mendapat tropi dan uang pembinaan.

"Hadiahnya piala bergilir dari IOF dan tiap kelas ada tropi dan uang pembinaan. Untuk hadiah hiburan ada hadiah satu buah kendaraan beroda empat dan motor," tambah Untung.

Selain kompetisi offroad, IOF juga melaksanakan penanaman pohon sebagai santunan terhadap jadwal Go Green.

"Saya harap dari kini setiap tahunnya akan rutin mengadakan kejurnas, beberapa tahun ini tidak diselenggarakam alasannya ialah ada banyak sekali dilema terutama sulitnya mendapat lahan," ujar Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas IOF 2018, Anton Yuniarto.