Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tidak Hanya Ditambah, Minyak Rem Juga Perlu Dikuras

Bicara soal rem tidak hanya mengganti kampasnya saja . Hal lain yang perlu menjadi perhatian yaitu minyak rem yang berfungsi meredam panas tabrakan antar disk atau cakram dengan kampas."Minyak rem itu sebetulnya harus dikuras setiap 20 ribu kilometer, alasannya yaitu semakin banyak digunakan kandungan uap airnya semakin tinggi," 



Bagi yang menganggap sepele perawatan minyak rem, bahayanya dapat mengintai nyawa pengemudi, bahkan berimbas dengan menguras kantong lebih banyak untuk memperbaikinya.
"Daya pengereman berkurang, bahayanya dapat menciptakan rem blong, susukan minyak rem jadi karat, bikin terhambat atau macet master remnya," 

Minyak Rem Juga Perlu Dikuras

Adapun cara untuk mendeteksi gejala minyak rem harus dikuras, selain terlihat dari kasat mata, memakai tester juga dianggap paling jitu."Secara kasat mata airnya akan keruh, namun untuk melihat pastinya itu dapat memakai alat brake fluid tester, bila tester sudah menyampaikan uap air yang tinggi 3 persen sudah tidak baik dan kadarnya harus lebih kecil dari 2 persen," kata Hendra.
"Saat melaksanakan pengereman akan secara otomatis minyak rem punya titik didih, maka dari itu penting untuk diganti secara terencana alasannya yaitu kadar air dalam minyak rem akan mengurangi titik didih minyak dan mengganggu pengereman,"

"Sekarang APTM juga sudah menyarankan sudah DOT berapa, nah itu memilih titik didihnya, contohnya ini DOT 3 tingginya beberapa Celcius, DOT 4 lebih tinggi lagi bila kendaraan beroda empat racing sudah DOT 5 dan DOT 6, namun perlu diperhatikan kualitas sealnya di Master remnya harus anggun supaya tidak jebol," tutup Hendra.