Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Fungsi serta Cara Kerja IC Regulator mobil

Idokeren.com – hai sobat semua, selamat datang di blog idokeren, blog yang membahas seputar dunia otomatif. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja fungsi dari IC regulator serata bagaimana cara kerjanya.

Seperti yang telah kita ketahui semua bahwa terdapat sistem kelistrikan dalam sbuah mobil. dan sistem ini mendapat suplay daya listrik dari komponen bernama baterai. Namun, baterai tetaplah memiliki kapasitas yang terbatas, sehingga baterai tidak dapat menyuplai lampu serata proses pambakaran, starter, dan banyak komponen lainnya yang membutuhkan daya listrik.

Fungsi serta Cara Kerja IC Regulator mobil
Source Pic : teknikelektronika.com
 
Untuk mengatasi hal ini tentu saja baterai perlu diisi ulang supaya dapat menyuplai daya listrik. Pada sebuah mobil, hal ini dapat dilakukan melalui sistem pengisian yang mana di dalamnya terdapat alternator dan IC regulator. Kedua komponen inilah yang memiliki peranan penting untuk menyalurkan listrik ke baterai.

Komponen dalam sistem pengisian mobil

Seperti yang telah di sebutkan di atas bahwa dalam sistem pengisian terdapat 2 komponen yaitu alternator dan juga IC regulator. Sistem pengisian mobil akan memproduksi listrik supaya baterai dapat selalu dalam keadaan terisi penuh.

Selain dari itu, sistem akan memproduksi listrik untuk komponen lainnya yang memerlukan daya listrik. Supaya sistem pengisian dapat melakukan hal ini, alternator dan juga IC regulator bekerja sama. Berikut penjelasannya.

1. Alternator


Komponen yang pertama adalah Alternator yang berfungsi untuk mengubah energi mekanis mesin mobil menjadi tenaga listrik. Komponen ini dapat berputar karena adanya perputaran dari puli poros engkol yang disalurkan melalui v-belt pada mobil. energi yang di hasilkan kemudian memutar rotor dan menghadilkan arus bolak – balik, yang mana nantinya arus ini akan di ubah menjadi searah oleh dioda.

2. IC regulator

Komponen yang kedua adalah IC regulator yang mana bertugas untuk menstabilkan dan mengontrol tagangan yang dihasilkan oleh alternator. Perlu sobat ketahui bahwa alternator tidak selalu mengahsilkan tegangan yang tetap dan stabil. Ini dikarenakan listrik yang dihasilkan tergantung pada kecepatan perputaran mesin mobil. semakin cepat perputaran maka semakin besar hasil yang diperoleh.

IC regulator juga memiliki dua buah fungsi yaitu mengatur arus listrik yang memasuki rotor coil supaya tegangan yang dihasilkan oleh alternator stabil dan tetap kontan. Fungsi yang kedua adalah mematikan lampu pengisian jika alternator menghasilkan arus listrik.

Cara kerja sistem pengisian IC regulator mobil

Pada umumnya komponen pengisian memiliki kesamaan, namun yang membedakan terletak pada regulator yang digunakan. Ada yang menggunakan regulator tipe kontak, dan ada juga yang menggunakan IC regulator yang mana akan kita bahawa di bawah ini.

1. Kunci kontak ON mesin mati


Pada saat kunci kontak mobil dalam keadaan posisi ON, arus dari baterai akan mengalir menuju rotor dan menuju ke massa. Pada tahap ini, terbentuklah kemagnetan pada rotor coil. Dan pada waktu yang bersamaan, arus baterai juga mengalir ke lampu pengisian sehingga membuatnya hidup.

2. Ketika tegangan pengisian < 14 Volt

Pada saat mesin mobil akan dihidupkan, stator akan berputar dan kemudian akan memotong medan magnet yang dihasilkan oleh rotor. Hasil dari proses ini yaitu timbulnya arus pengisian pada stator dan kemudian disearahkan oleh dioda. Arus ini kemudian akan diaslurkan ke proses berikutnya.

3. Saat tegangan > 14 Volt

ketika mobil akan dijalankan dengan kecepatan tinggi, tentu saja perputaran mesin juga akan bertambah lebih cepat. Hal ini akan mengakibatkan tegangan pengisian naik hingga lebih dari 14 Volt. Akibat dari proses ini berkemungkinan untuk menyebabkan kerusakan pada sistem pengisian, terutama pada komponen baterai. Oleh sebab itu, pada saat hal ini terjadi, kemagnetan pada rotor coil bakal dihilangkan hingga arus pengisian turun di bawah 14 Volt.

Baiklah, di atas adalah fungsi dan bagaimana cara kerja dari IC regulator mobil. semoga informasi di atas bermanfaat untuk sobat idokeren semuanya. dan sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Writer : Riski Rahmat H
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini