Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Membersihkan Vanbelt Dengan Bensin Atau Cleaner. Apakah Boleh ?

Idokeren.com - Halo sobat keren jumpa lagi di blog idokeren.com blog ini memang membahas berbagai macam niche, Tetapi lebih berfokus terhadap niche otomotif oleh karena itu jika kamu sering berkunjung ke sini kamu akan lebih sering melihat konten-konten tentang otomotif.

Tetapi tidak menutup kemungkinan Mimin keren sering membahas konten yang bermanfaat untuk kita semua. Dan kali ini kita akan membahas tentang membersihkan bel menggunakan cleaner Apakah diperbolehkan atau tidak. Juga ada yang membersihkan vanbelt dengan bensin nah hati-hati sobata keren jangan asal membersihkan dengan cairan tersebut.

Kita di sini tidak membahas satu dua motor tetapi untuk keseluruhan semua motor yang masih menggunakan panbel dan vanbelnya itu terbuat dari campuran karet.

Membersihkan Vanbelt Dengan Bensin Atau Cleaner. Apakah Boleh

Mengenal Apa Itu CVT

CVT sendiri mempunyai arti continuous variable transmission itu artinya keseluruhan dari sistem matic untuk sepeda motor.

Seperti komponen lainnya sistem CVT juga memerlukan perawatan rutin, di mana ada beberapa komponen yang harus dibersihkan dan dikasih pelumas atau gemuk CVT.

Pertama Biasanya kita membongkar namanya blok tutup per CVT agar dapat melihat komponen-ko dalamnya.

Yang kedua pastikan kita melepas puli depan dan puli belakang cVT.

Di mana depan itu terkait dengan kruk as dan puli belakang itu terkait dengan transmisi roda belakang.

Dan pembahasan kita lebih kepada vanbelt.

Baca Juga : Cara Service CVT Vario 150 Tecno Dengan Simpel Dan Cepat

Cara Membersihkan Vanbelt

Kenapa panbel harus dibersihkan panbel biasanya setelah memakai rutin akan terlihat kotor nah ini yang sering kita lihat mekanik-meka bersihkannya dengan cairan bensin atau cleaner.

Penggunaan bensin atau cleaner ini akan membuat penurunan usia penggunaan fan belt karena akan berdampak negatif di mana karetnya akan menjadi cepat Getas atau cepat retak-retak.

Jika memang terlihat fan beltnya kotor dan kotorannya kering seperti debu yang menempel itu bisa hanya disemprot dengan angin bertekanan kompresor.

Jika vanbeltnya itu kontaminasi dengan cairan ataupun gemuk ada baiknya dibersihkan dengan dicuci terlebih dahulu dengan sabun semisal sunlight Atau lainnya. Ini bukan saya menyarankan menggunakan sunlight atau sabun yang lain ya ini hanya Berdasarkan pengalaman pribadi.

Di mana jika saya membersihkan dengan sabun Sunlight setelah kering panbelnya terlihat bersih dan kesat.

Oleh karena itu mungkin lebih safety jika menggunakan sabun itu jika memang ada kotoran seperti cairan oli atau gemuk yang menempel pada vanbelt.

Jika tidak ada kotoran sebaiknya hanya disemprot saja dengan angin bertekanan.

Dan juga jangan lupa untuk mengganti fun bed Saat usianya sudah sekitar 24.000 km. Karena standar pabrikan menyarankannya seperti itu.

Dan juga jika vanbeltnya sudah tidak layak ada baiknya mengganti saja dengan yang baru harganya pun sekarang sudah tidak semahal saat awal-awal motor matic keluar.

Harganya di Kisaran Rp75.000- 150.000 tergantung dari jenis dan merek motor. Bahkan ada yang sudah include dengan rollernya.

Saya rasa dengan harga segitu dengan masa pemakaian 24.000 dan membuat kita tetap aman nyaman adalah harga yang sesuai demi keselamatan kita berkendara.

Apakah Vanbelt Bisa Putus ?

Mungkin kalian pernah bertanya-tanya kapan bisa putus ? Jawabannya adalah tentu bisa. Karena semua komponen mesin mempunyai batas maksimal pemakaian begitupun dengan panbel mempunyai batas sayang normal.

Pernah di jalan senyum melihat ada seorang tukang ojek yang sedang mendorong motor dikarenakan panbelnya putus. Nah dari sini Saya harap semua teman-teman dapat lebih memperhatikan kesehatan dari kendaraan masing-masing.

Sebenarnya motor matic itu paling mudah perawatannya. Kalau saya sendiri berdasarkan pendapat pribadi saya lebih sering hanya mengganti oli dan servis CVT setiap 3 bulan sekali itupun jika dirasa CVT saya sudah tidak enak dan motor terasa kasar saat dijalankan.

Dan mengganti oli setiap 2000 km. Karena jika lebih dari itu maka akan berdampak buruk terhadap mesin sepeda motor. Bahkan sebenarnya jika ingin mengganti boleh saja di bawah 2000 km kenapa karena mesin selalu berputar atau bekerja saat motor tidak berjalan dan itu akan mengakibatkan kualitas oli di dalam mesin semakin buruk.

Jadi ada baiknya kita mengganti lebih awal lebih baik.

Nah itu pembahasan kita tentang cara membersihkan fan belt yang baik dan benar versi Idokeren.com.

Saya disclaimer dulu di bawah ini bahwa cara yang saya gunakan belum tentu baik oleh karena itu ada baiknya anda mengkonsultasikan dengan mekanik kepercayaan anda masing-masing. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan salam idokeren.com
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini

Post a Comment for "Membersihkan Vanbelt Dengan Bensin Atau Cleaner. Apakah Boleh ?"