Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Persiapan dan Strategi Tersulit Tim MotoGP ?

Idokeren.com- Topik pembahasan kita kali ini adalah strategi dalam Proses Logistic Balapan MotoGP, mulai dari paking sampai tiba di Sirkuit selanjutnya. Proses Logistic yang di lakukan setiap Tim pembalap mempunyai karekteristik dan Strategi tersendiri, mulai dari apa yang mereka angkut ? kenapa perlu strategi ? padahal hanya pengangkutan Logistik ?. Yang jomlo harap merapat, yang jauh harap mendekat…

Strategi Tersulit Tim MotoGP

karna kita jomblo bersahabat, jadi yuk, kita simak bersama sobat…

1. Menggunakan 4 Jet Boeing 747.

Dalam pengakutan logistic peralatan yang terdiri dari Moto2, Moto3 dan MotoGP ataupun savety car akan dikirim melalui jasa pengiriman udara terlebih dahulu selain Motor itu sendiri yang penting. Ternyata Tim Pembalap harus melakukan perakitan terlebih dahulu untuk menghasilkan 1 motor utuh yang akan dipakai Race, Latihan dan cadangan


Tapi bukan tidak mungkin ada motor yang akan dikirim dalam keadaan utuh 1 motor, semua tergantung startegi setiap Tim pembalap.

2. Berat Maksimum 9.500 Kilo.

Disinilah permainan startegi setiap Tim pembalap dimulai, karena berat maksimal yang ditentukan oleh pihak MotoGP hanya 9.500 kilo dan kurang lebih menggunakan 150 kontainer, maka mereka harus menentukan apa yang harus di angkut terlebih dahulu dan apa yang harus dikesampingkan karena bukan tidak mungkin barang logistic akan melebihi berat maksimum . jika terjadi, kebijakan pihak logistic MotoGP pun akan berbeda, setiap tim yang melebihi berat maksimum akan diminta uang tambahan sesuai berat yang Overload tersebut. Dan biasanya Barang akan dikirim memalui jalur laut.

3. Jalur Laut dan Darat.

Beda jalur beda peraturan, beda air beda udara . Jika jalur udara maksimum 9.500 kilo maka kebijakan jalur laut hanya 4500 kilo dengan batasan setiap container yang di angkut tidak boleh melebi 148 kaki atau setara dengan ….. Biasanya barang yang akan di angkut melalui jalur laut itu seperti fasilitas yang akan dibangun di sirkuit seperti Hospitality untuk para raider, tim atau para jurnalistik yang saat itu sedang bekerja. Karena ada beberapa negara yang tidak menyediakan tempat istirahat seperti Sirkuit Serpang, Malaysia.


Dan untuk jalur Darat tidak ada ketentuan khusus hanya saja, yang perlu dipertimbangkan adalah seberapa jauh jarak yang akan di tempuh dari sirkuit 1 ke sirkuit lainnya. Jika berbeda negara tetapi 1 benua mungkin akan terjadi pengiriman memalu jalur JNT. Tapi jika beda benua dan negara bagaimana ? itu LDR Namanya sobat…

4. Jeda Waktu Hanya 1 Minggu.

Selain pengangkutan Logistic ternyata perbedaan waktu dalam ajang balapan MotoGP juga sangat menarik, karena bukan tidak mungkin dalam waktu 9 bulan pembalap akan berada jauh dari rumah mereka dan akan mengelilingi dunia. Kurang lebih ada 22 pembehentian ( 19 balapan dan 3 tes pra musim yang dilakukan ) dalam 15 negara yang akan mereka kunjungi bersama Tim. Dan jeda waktu yang dibutuhkan tim hanya 1 minggu, untuk berpindah negara. Dimulai dari pengakuta barang- barang usai ajang balapan MotoGP selesai , semuanya di masukkan dalam box secara tersusun mulai dari motor sampai barang

terkecil pun dan Tim hanya diberikan waktu 36 jam untuk mepersipakan semua barang yang akan di angkut dan dikirim untuk negara berikutnya.


Dan setibanya di sirkuit tersebut , dimana barang- barang itu di letakkan maka itulah tempat Tim mereka sampai Race balapan selesai. 

5. 4 Kali Mengelilingi Bumi.

Tidak hanya barang Logistic yang tak terduga , ternyata jarak yang di tempuh dalam pengakutan logistic juga diluar dugaan. Jarak tersebut bisa mencapai 4 kali mengelilingi bumi atau setara dengan 163.223 km. Dan jumlah anggota yang dibutuhkan dalam pengakutan bisa mencapai 3000 orang untuk 150 kontainer.

Ini riset untuk ajang MotoGP tahun 2019 dan Untuk tahun 2020 belum ada keterngan yang pasti karena wabah Covid 19 yang berbeda-beda di setiap negara.

Jangan pernah bosen untuk sebuah Hobi, jika itu ilmu bermanfaat untuk Sebagian orang, Kenapa tidak ?? 

Terima kasih atas kerjasamanya dan sampai jumpa.

Writer : Revina Martin
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini