Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Pengaruh Panjang Fungsi Pick UP Pulser Pada Sepeda Motor Penjelasan Ambrol wkwk

idokeren.com - Sobat keren didalam pengapaian adanya namanya timing pengapaian timing pengapaian ini diatur oleh yang namanya pulser dan tunjolan magnet pick up di magnet , bagi anda yang suka merubah rubah waktu pengapian ada baiknya baca fungsi dan pengaruh panjang  Pick UP Pulser, Mungkin pembahasan kita kali ini kurang mengikuti teknologi karena jaman sekarang motor sudah menggunakan ECU untuk mengatur pengapaian secara otomatis.

Pulser dan Tonjolan magnet ( pick up )
Sumber Gambar : cronyos

Mungkin waktu jaman saya masih menjadi eceng gondok dan pengapaian motor masih menggunakan CDI ( Capacitor Discharge Ignition ), Hal memajukan dan memundurkan waktu pengapaian masih dilakukan mekanik jaman old

Tetapi sekarang dimana semua elektronik sudah di atur menggunakan modul dan alat reset sepeda motor masihkah kita mengutak atik hal ini, tetapi jika demi ilmu pengetahuan tidak ada salahnya kita membaca hal ini. yup.

Baca Juga : Reset ECU / ECM TP dan Seting Altitude Motor Honda Manual

Cara Kerja Pulser 

Pada sepeda motor ada namanya alternator, alternator ini pembangkit listrik di sepeda motor dengan menggunakan magnet dan kumparan lilitan pada alternator maka energy listrik yang  didapat akan di salurkan ke CDI.

Di CDI inilah listrik di atur waktunya, arus listrik yang mengalir secara terus menerus ke CDI di putus oleh pulsar dan tonjolan pulsar di magnet.

Tonjolan di magnet ini yang sering di gunakan para mofificator untuk merubah waktu pengapaian

Dengan menambah tonjolan didepanya atau mengurangi tonjolan ada juga yang menambah panjang tonjolan d belakangya

Riskan memang merubah tonjolan standar pada magnet karena timing pengapaian sudah diatur standar, dan perubahan waktu pengapaian hanya dilakukan jik anda sudah mengoprek mesin, mengecilkan kem Noken AS dan merubah bandul kruks as, mengurangi atau memperpanjang rantai keteng / chain cam dll

Sepeda motor yang sudah tidak standar atau menjadi lebih besar dari cc semula memang memerlukan pengaturan pengapaian yang pas.

Kalo idokeren sendiri bukan seseorang yang suka oprek, mimin ini hanya suka standaran yang penting masalah yang terjadi pada sepeda motor dapat terselesaikan dengan baik dan sukses.

Dan jika kita ingin melakukan itu sudah banyak cdi racing dan alternator full packet yang bisa diseting otomatis menggunakan alat dan memang biaya yang di perlukan cukup mahal, bahkan sekarang di kenal dengan ECU yang semunya sudah di kontrol otomatis dengan menggunakan tool reseter.

Efek timing pengapian terlalu maju maksud dari kata kata tersebut mungkin adalah memajukan waktu melentiknya pengapaian di busi

Cara menggeser pulser Aku sich sebenarnya juga bingung karena bukan mastah juga dalam bidang ini mungkin banyak mastah yang lain yang lebih profesional dapat menjelaskan, Tetapi yang aku tau jika waktu pengapaian di majukan maka api akan melentik di busi lebih cepat dari saat kompresi.

Dan jika anda tidak menyesuaikan setingan dengan noken as dan yang lainya pengaturan anda tidak akan benar yang ada motor anda tidak akan hidup karena waktu melentik api lebih cepat.

Mungkin pendapat saya bukan memajukan waktu pengapaian tetapi menambah  lama waktu melentik api jika anda menambah tonjolan di belakang

Banyak pendapat yang berbeda dalam hal ini dulu aku mengira bahwa pulser sebagai pelentik pengapaian tetapi menrut orang elektro arus di alternator terus berjalan ke cdi dan pulser serta tonjolan magnet sebagai pemutusnya atau memberikan jeda pada arus listrik yang terus mengalir.

Kenapa pulser di tempatkan di magnet karena magnet berkaitan dengan kruks as sepeda motor dimana tonjolan ( pick up  ) dapat menginformasikan posisi piston yang dimana informasi ini akan di informasikan ke CDI bahwa posisi piston akan melakukan kompresi oleh karena itu disebut juga timing pengapain ya sobat keren.

Ciri Ciri Pulser Lemah

Ciri pulser lemah memang sulit di deteksi karena mirip dengan CDI yagn akan rusak dimana motor akan normal diajak berjalan tetapi setelah lama maka motor seperti tersendat- sendat karena waktu pengapian yang tidak pas dan kadang motor juga tidak bertenaga .

Baca Juga : Pengetahuan Dasar Tentang Listrik

Tambah mumet dengar penjelasanku ya sobat keren. ( Sama ko  ).

Nanti jika ido keren mendapat kesempatan  kepabrikan motor akan saya tanyakan ke ahlinya. nah sampai sini dulu ya sobat keren lain kali aku bahas lebih detail lagi terimakasih - idokeren.com
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini