Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Memperbaiki Speedometer Rusak Atau Mati Pada Motor

Idokeren.com – Jika angka atau jarum yang terdapat di speedometer motor sobat tidak bergerak meskipun motor sedang melaju, berarti fungsi dari speedometer telah mati. Karena, fungsi speedometer merupakan alat ukur kecepatan kendaraan agar dapat mengendalikan kecepatan saat mengemudi.

Cara Memperbaiki Speedometer Rusak Atau Mati Pada Motor

Dan tanda lainnya jika speedometer kendaraan sobat rusak adalah jarum pada speedometer naik turun saat motor sedang melaju. Tapi, sebelum kalian pergi ke bengkel untuk memperbaiki speedometer ada baikknya cek bagian ini dengan hati- hati :

1. Kabel speedometer

2. Kebersihan kabel speedometer

3. Gearbox yang rusak

4. Cara mengendarai motor


Nah, setelah sobat keren cek bagian ini. Kita akan lanjut ke pembahasan hari ini yaitu cara memperbaiki rusak atau mati pada motor…


Cara Memperbaiki Speedometer Rusak Atau Mati Pada Motor

1. Kabel Speedometer

Hal pertama yang harus sobat lakukan adalah memeriksa kabel speedometer apakah kabelnya tertekuk, tertarik, atau ada goresan yang menyebabkan speedometer mati ? Karena fungsi dari kabel speedometer adalah penghatar arus listrik dari penyusun aki ke saluran listrik speedometer maka kabel harus selalu dalam kondisi yang bagus agar arus listrik tersalurkan dengan baik.

Sebab itu, sebagai pengendara yang baik maka perhatikanlah kabel speedometer sobat. Kalau hanya tertekuk atau tertarik berarti sobat tidak perlu ke bengkel. Tapi sebaliknya sob, jika yang terjadi adalah speedometer putus atau mengalami goresan yang menyebabkan jarum dan angka pada speedometer mati maka disarankan untuk ke bengkel. Karena ditakutkan ada aliran listrik pada kabel speedometer dan untuk sobat yang sudah terbiasa ngoprek motor silahkan lakukan tapi tetap hati-hati yaa sob.

2. Kebersihan kabel Speedometer

Tidak hanya goresan atau putusnya kabel speedometer tetapi karat pada kabel speedometer juga bisa terjadi. Hal yang pertama yang harus sobat lakukan, coba ingat Kembali kapan terakhir kali kabel speedometer sobat diganti ?

Kebersihan kabel Speedometer

Selain umur pada speedometer, rembesan air yang masuk ke kabel juga bisa menyebabkan bagian dalam kabel karat. Kalau sudah seperti ini saran terbaik bawa ke bengkel resmi, selain sobat bisa bertanya-tanya lebih tentang kerusakan pada komponen motor. Dan apa saja yang boleh dan tidak untuk menjaga komponen motor selalu bagus.

Tapi, jika sobat ingin mencobanya dirumah boleh saja. Dengan cara memeriksa sumbu pada bagian depan motor yang tersambung ke gearbox dan speedometer dengan melepas kabel gearbox kemudian tarik perlahan dengan hati-hati. Nah, jika terasa tersendat saat menarik walupun perlahan beraati kabel sudah mulai karat.

3. Gearbox yang rusak

Sebab gearbox pada motor sobat bisa rusak adalah pemasangan gearbox yang kurang pas, gearbox aus karena sudah mulai mengecilnya gigi pada gear box atau gearbox sudah pecah. Jika sudah seperti ini tidak ada pilihan lain selain mempernaikinya di bengkel karena ada 2 macam speedometer pada motor. Yaitu speedometer macam analog dan speedometer digital.

Gearbox yang rusak

Nah, karena perbedaanya ada di teknologi jadi tidak semua pengendara mengerti cara memperbaikinya.

4. Cara mengendarai motor

Dan yang terkahir ini yang paling tidak kalian sadari dengan rusaknya speedometer adalah cara mengendarai motor sobat. Jika sudah sperti ini cara memperbaikinya yaitu dengan cara hati ;D ketika sobat membawa motor seperti tidak terburu-buru atau mengebut di jalanan yang sangat tidak bagus.

Sebab, guncangan tadi akan menganggu cara kerja maksimal dari speedometer tanpa memperhatikan seberapa cepat sobat berkendara.

Nah, kesimpulan dari pembahasan ini sobat keren boleh ngoprek motor untuk belajar tetapi perhatikan juga keselamatan. Karena tidak semua kerusakan pada komponen motor sobat bisa diselesaikan di rumah walupun ada beberapa . Tapi beda halnya jika ada sobat keren yang sudah berpengalaman.

Dan jangan pernah memikirkan biaya yang kalian keluarkan karena itu secara tidak langsung kesalahan sobat karena tidak peka terhadap motor masing-masing. Tapi beda halnya jika motor jarang digunakan untuk berpergian jauh ;D

Terima kasih telah membaca sampai akhir sobatt… dan sampaii jumpa lagiii….

Writer : Revina Martin
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini