Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Perbedaan CDI Grand Dan Supra Apa Bedanya ?

idokeren.com - Halo sobat keren, banyak yang menanyakan perbedaan CDI grand dan supra. Saya bahas dulu apa itu cdi pada motor silakan baca cara kerja cdi  Jika sudah paham lanjut lagi membaca pin socket cdi berbagai jenis motor  Dengan membaca kedua artikel tersebut tentunya akan membantu memahami pembahasan kita.

perbedaan cdi grand dan supra


CDI sendiri berfungsi mengatur pengapian pada motor , jaman dulu sepeda motor menggunakan platina kemudian karena sistem platina dianggap masih memiliki banyak kekurangan dan penyetelan platin a yang sering menyusahkan para mekanik (:<).

Jujur saja motor di era platina ini saya hanya menjumpai beberapa motor diantaranya motor GL. mungkin karena usia motor itu lebih tua dan minimnya pengalaman, saya kadang kesulitan untuk mendapatkan penyetelan pengapaian yang tepat pada motor platina.

Syukurlah jaman platina sudah berakhir berganti dengan jaman pengapian era cdi yang tanpa penyetelan dan semuanya di atur secara elektronik. Sehingga pendeteksian kerusakan pada sistem pengapian lebih mudah.

CDI sendiri mengatur waktu atau timing pengapian walau sebenarnya timing pengapian dibantu oleh cara kerja pulser  dan dialirkan cdi ke koil, kemudian di alirkan ke busi oleh koil .

Bagi anda yang belum paham cdi grand ac atau dc simak ulasanya di link ini . CDI juga ada 2 jenis silakan baca jenis pengapain CDI semoga artikel artikel di atas membantu bagi anda yang sedang menekuni dunia otomotif dan jika ada pertanyana silkan coment di komentar.

Perbedaan CDI Grand Dan Supra 

Kita lanjut lagi ke focus pembahasan ,Selama saya bekerja di bengkel saya tidak melihat perbedan antara cdi grand dan supra bahakn saya pernah pasang cdi grand di sepeda motor supra atau sebaliknya.

Dikarenakan pin socket keduanya sama, Entah jujur didalamnya adakah perbedaan setau saya keduanya sama mungkin saja perbedaan ada pada limiter CDI tersebut tetapi dikarenakan sama sama sepeda motor dengan type 100 cc saya kira tidak terlalu masalah.

Bahkan aman saja di gunakan selama CDI asli . karena kebanyakan di pasaran itu lebih banyak yg KW dan sering mati , usia CDI kw tidak sampai 6 bulan kadang saya apes pernah pasang cdi kw untukl pelanggan eh CDI mati hanya dalam usia 3 bulan saja.

akhirnya saya menggantinya dengan uang dari kantong saya sendiri. Memang tidak semua CDI KW jelek.  Tetapi harga tidak pernah bohong untuk kualitas ya sobat keren .

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat dan nantikan udpate saya selanjutnya jika artikel ini bermanfaat bantu kami share di medsos kalian agar kami tetap uptodate memberikan info info seputar otomotif ya sob. salam otomotif - idokeren.com

idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini