Sayang Anak Bukan Berarti Bolehkan Kendarai Motor

Foto: Nmax RidersFoto: Nmax Riders

Jakarta - Anak di anak-anak sudah mengendarai kendaraan bermotor masih menjadi gosip yang harus dibenahi. Banyak kecelakaan kemudian lintas disebabkan oleh pengendara yang belum cukup umur.

Bukan cuma secara fisik, secara psikologis pengendara di anak-anak juga berbahaya. Untuk itu, perlu digaungkan kampanye #nodrivingunder17.

Nmax Riders menjadi salah satu komunitas yang ulet mengampanyekan #nodrivingunder17. Mereka menganggap, kecelakaan kemudian lintas lantaran pengendara di anak-anak niscaya akan bertambah.



"Soalnya faktor utama dalam permasalahan ini yaitu para orang tua, sayang bukan berarti membelikan motor tetapi seharusnya sayang itu harus menginformasikan ancaman motor untuk anak di anak-anak 17 tahun yang belum mempunyai surat izin mengemudi," tulis Nmax Riders dalam pernyataannya.

Hal ini yang mendasari Nmax Riders Bogor dan Nmax-Xmax Riders Cikarang untuk ambil serpihan dalam kampanye 'Motor bukan untuk anak di anak-anak 17 tahun'. Dalam kopi darat adonan (kopdargab belum usang ini, NR Chapter Bogor dan Cikarang berkomitmen akan ikut serta mengkampanyekan #nodrivingunder17.

Kolaborasi ini disambut positif oleh Hilman selaku Founder dari Nmax Riders. Hilman berharap seluruh chapter se-Indonesia juga harus ikut menyuarakan kebaikan keselamatan berkendara.



"Khususnya mengingatkan orang bau tanah kepada anak bahwa motor yang ada di rumah itu bukan untuk anak0anak, kecuali sudah punya SIM," katanya.

Sebelumnya, NR Bekasi cukup aktif dalam mengampanyekan #nodrivingunder17.

"Dari kami Nmax Xmax Riders Bekasi juga akan terus berkomitmen menjalankan kampanye #nodrivingunder17 baik di darat dengan kunjungan-kunjungan ke sekolah dan juga di sosial media, minimal sekali kita sudah menginformasikan sebuah kebaikan," tulisnya.

0 Response to "Sayang Anak Bukan Berarti Bolehkan Kendarai Motor"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel