Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat saat Di Gas

Idokeren.com – hai sobat, saya harap kalian semua dalam keadaan yang sehat mengingat wabah yang sedang terjadi. Baik, topik pembahasan kita kali ini adalah mengetahui apa sih yang menjadi penyebab tarikan motor terasa berat saat di gas?.

Pada dasarnya jika motor sobat mengalami hal ini, ini dapat menjadi indikasi kepada sobat bahwa motor sobat memerlukan perawatan dengan lebih intensif. hal ini leih serius lagi jika kondisi motor sobat telah mencapai usia 10 tahun lebih pamakaian. Tetapi, hal ini merupakan hal yang wajar terjadi pada kebanyakan motor. 

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat saat Di Gas

Walaupun hal ini wajar terjadi. Masih banyak pengendara yang tidak mengetahui hal ini, dan bahkan mungkin tidak banyak orang yang mengetahui apa penyebab masalah ini. Padahal, banyak hal yang menjadi faktor penyebab tarikan motor terasa berat. 

Contohnya saja dipicu oleh terdapatnya masalah atau kerusakan pada komponen- kompoenen vital motor. Dan jika hal ini dibiarkan tanpa melakukan perawatan, ini akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. 


Oleh sebab itu, tentu saja ada beberapa penyebab yang perlu sobat ketahui sebagai langkah – langkah untuk berjaga – jaga.

Setelah memahami pentingnya untuk mengetahui penyebab kenapa tarikan motor terasa berat saat di gas, simak pembahasan berikut untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab hal tersebut.

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat

Seperti yang telah kita singgung di atas bahwa, penyebab gas motor terasa berat saat di tarik dapat disebabkan oleh banya faktor. Karena itu, simak dengan teliti penjelasan-nya dibawah ini.

Penggantian Oli tidak Teratur

Hal pertama yang dapat menyebabkan masalah pada gas motor yaitu tidak teratur dalam mengganti oli mesin motor.

Fungsi dari oli sendiri adalah sebagai pelumas pada mesin motor. Bila kualitas oli motor dalam kondisi menurun, maka proses pelumasan tidak akan berjalan maksimal.

Dampak dari menurunnya kualitas oli adalah terjadinya gesekan yang keras pada mesin motor, sehingga menyebabkan keausan antar komponen.

Dan akhirnya, gesekan yang tidak lancar pada mesin motor akan menyebabkan tarikan gas kurang lancar atau terasa berat.

Suhu mesin yang tinggi karena tidak sempurnanya proses pelumasan-pun, bisa berpotensi menyebabkan tarikan gas akan terasa berat.

Oleh sebab itu, sobat semua sangat disarankan untuk mengganti oli mesin supaya motor sobat tidak mengalami masalah seperti ini.

Akan tetapi, janganlah mengganti oli motor sobat dengan oli sembarangan, namun gunakanlah oli berkualitas.

Biasanya, oli yang direkomendasikan oleh pabrik memiliki kualitas yang cocok untuk motor sobat. Oli yang sempurna dapat menjamin ketahanan dari mesin motor sobat, sehingga menjadi tidak rentan panas, serta memiliki gerak yang responsif untuk mengeluarkan tarikan yang ngebut. 


Kerusakan pada Busi Motor

Faktor berikutnya yang dapat menyebabkan tarikan gas terasa berat adalah kondisi dari busi motor.

Busi berperan dalam proses pembakaran motor. Dan akibatnya, jika busi motor memiliki masalah kerusakan atau penggunaan yang sudah lama akan menyebabkan proses pembakaran kurang sempurna.

Dan akibat dari pembakaran yang tidak sempurna adalah motor akan teras sangat berat ketika digas.

Untuk mencegah masalah ini terjadi, sobat sangat disarankan untuk selalu merawat busi motor sobat secara teratur. Pemberihan utama yaitu bagian kepala busi, karena terkadang terdapat kotoran atau endapan oli yang menempel.

Akan tetapi jika busi motor sobat memiliki usi tua, disarankan untuk menggantinya dengan busi yang baru dan berkualitas. Sama seperti pemilihan oli, sangat tidak disarankan untuk memakai busi dengan merk abal – abal.

Baca Juga : Ciri Busi Motor Harus Diganti Agar Motor Tidak Sampai Mogok

Kepala Silinder tidak bersih

Kepala silinder yang tidak bersih-pun dapat menyebabkan tarikan motor terasa berat.

Kotoran pada kepala silinder biasanya disebabkan oleh kotoran ataupun sisa kerak dari proses pembakaran pada mesin motor.

Selain mengakibatkan tarikan terasa berat, kepala silinder yang tidak bersih dapat memengaruhi kondisi mesin motor menjadi lebih panas. Oeh sebab itu, sobat sangat disarankan untuk selalu membersihkannya secara teratur dan rutin.

Cara untuk membersihkan kepala silinder yang tidak bersih atau kotor yaitu dengan membongkar bagian head untuk mrnghilangkan kotoran yang menempel dengan menggunakan amplas ataupun sekrap.

Jika sobat merasa kesulitan dalam membersihkannya, sobat dapat meminta bantuan kepada orang mekanik ketika melakukan service. 

Masalah pada Karburator

Masalah kali ini akan dialami oleh motor yang masih menggunakan sistem karburator. Dan karburator sendiri dapat menjadi penyebab tarikan gas teras berat.

Karbuator sebenarnya harus menjadi komponen yang mendapat perhatian lebih pada motor yang masih mengguakan sistem karbu.

Hal yang patut diperhatikan adalah karbuator tidak boleh sampai kemasukan air dan bagian spuyer-nya harus sangat dijaga kebersihannya.

Hal ini dapat terjadi ketika mencuci motor. mungkin karena saat mencuci motor menggunakan siraman yang banyak serta kuat, sehingga mengakibatkan karburator kemasukan air. Akibat dari hal ini tentu saja menyebabkan tarikan motor menjadi berat.

Kenapa karbuator tidak boleh kemasukan air?

Hal ini karena fungsi dari karburator adalah sebagai komponen pencampuran bahan bakar dan udara, yang mana sangat dibutuhkan oleh mesin motor. Dengan begitu, jika karburator kemasukan air, tentu akan mengakibatkan proses pencampuran akan terganggu.

Untuk mengatasi hal ini, sobat harus melakukan service rutin. Karena pada saat service, pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh yang mana karburator tidak lepas dari pemeriksaan. 


Rantai atau V-belt mengalami kerusakan

Faktor selanjutnya yang dapat memicu terjadinya masalah tarikan gas motor terasa berat yaitu karena adanya kerusakan atau masalah pada komponen rantai atau v-belt

Kenapa kerusakan pada komponen ini dapat memicu terjadinya masalah pada tarikan gas?

Hal ini disebabkan oleh daya mesin yang keluarkan dari bagian dalam, nantinya akan disalurkan dari roda belakang melalui v-belt dan rantai.

Oleh sebab itu, jika kedua komponen ini mengalami kerusakan seperti aus, maka akan mengakibatkan tarikan gas akan terasa sangat berat.

Untuk meminimalisir kemungkinan hal ini terjadi adalah dengan selalu memastikan bahwa kondisi dari kedua komponen ini masih dalam keadaan normal.

Dan jika kedua komponen ini sudah usang dan tidak layak pakai, sobat sangat disarankan untuk menggantinya dengan yang baru. 


Kurangnya perawatan

Faktor yang satu ini menyangkut semua komponen – komponen pada motor. Jika motor sobat kurang terawat, komponen – komponen dalam motor sangat berpotensi mengalami masalah.

Masalah seperti beratnya tarikan gas juga dapat disebabkan oleh kurangnya perawatan motor, oleh sebab itu sobat sangat disarankan untuk melakukan perawatan pada motor sobat dengan teratur dan rutin.

Dengan melakukan perawatan pada motor, dapat menyebabkan motor selalu dalam kondisi yang prima. Setidaknya performanya tidak akan menurun dengan drastis, dibandingkan jika motor kurang perawatan. 


Cara mudah untuk melakukan perawatan pada motor adalah dengan melakukan service secara rutin.

Cukup sekian pembahasan kita tentang penyebab dari tarikan gas yang terasa berat. Saya harap sobat semua mendapat manfaat dari pembahasan di atas. Dan sampai jumpa pada topik menarik dan seru lainnya seputar otomotif di idokeren.com – idokeren.com

Writer : Riski Rahmat H
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini