Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CARA MEMILIH HELM SEPEDA MOTOR YANG TEPAT AMAN DAN NYAMAN DIKEPALA

Idokeren.com - Untuk alasan keamanan, memakai helm saat mengendarai sepeda motor adalah aturan utama. Saat mengenakan helm, Anda tidak boleh hanya memakainya dengan benar, dan ukurannya juga harus tepat. Untuk itu Anda perlu mengetahui cara memilih helm sepeda motor yang nyaman dan aman di kepala.

Dengan semakin bertambahnya pengguna roda dua, Anda dapat menemukan helm dalam berbagai bentuk, merek dan ukuran sesuai selera Anda atau di toko Helm atau membelinya secara online di SHOPEE : https://shp.ee/pztxj45 Namun, sangat penting untuk mengetahui petunjuk pemakaian helm yang benar.

Cara Memilih Helm Sepeda Motor Yang Tepat Aman dan Nyaman Dikepala


Namun, ukuran yang pas pasti akan membuatnya terasa pas dan nyaman di kepala Anda. Kepala bisa terasa tidak nyaman saat memakai helm yang sangat sempit. Jika Anda memakai helm yang longgar, ini sama saja dengan tidak memakai helm. Helm dapat dengan mudah dilepas saat Anda jatuh dan meningkatkan risiko cedera kepala serius.

Selain nyaman, helm yang berkualitas tidak harus mahal. Anda bisa memilih helm yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. tetapi kita juga mengetahui Faktanya, Helm merek kelas dunia terbuat dari bahan terbaik untuk melindungi kepala.

Baca Juga : Helm Canggih Dengan Sistem Operasi Android

Bagaimana Memilih Ukuran Helm Sepeda Motor Yang Tepat Untuk Kepala Anda ?


Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih helm. Pertama, helm harus diukur agar pas di atas kepala. Metode yang paling umum adalah dengan menggunakan pita pengukur. 

Anda dapat dengan mudah mengukur lingkar kepala Anda untuk memastikan Anda mendapatkan ukuran helm yang tepat. 

Setiap merek helm biasanya menyediakan panduan ukuran atau size chart. Ukuran ini menunjukkan diameter setiap ukuran (S, M atau L) yang dijual pada helm.

Secara umum, salah satu perbedaan ukuran antara keduanya adalah ketebalan busa pada helm. Nah, kamu bisa memilih helm yang bisa dilepas dan diganti dengan busa agar lebih mudah diganti nantinya. Ukur kepala Anda dengan melakukan pengukuran bagian dalam satuan(Cm). 

Namun, untuk memperkirakan perbedaan antara merek dan tingkat ukuran, Selian itu Anda perlu mengetahui ukuran kepala anda dalam inci.

PERHATIKAN TABEL UKURAN SETIAP MEREK HELM  

Petunjuk ukuran sangat penting. Ini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan helm ukuran yang tepat untuk kepala Anda.Setiap merek dapat menggunakan tabel ukuran yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengukur kembali ukuran helm daripada ukuran helm yang biasa Anda gunakan dan sebagai acuan.

Baca Juga : Tips Merawat Helm Agar Tidak Bau Dimusim Hujan

COBA LANGSUNG  HELM DI TEMPAT PASTI PAS

Teknik ini biasanya dilakukan saat ingin memilih helm yang tepat. Agar lebih nyaman, Anda perlu datang langsung ke toko helm agar bisa bebas memilih.

Saat berada di toko helm, Anda bisa mencoba langsung ukurannya jika masih ragu dengan ukuran kepala Anda. Jangan bingung dengan angka-angka yang tercantum pada skala dengan pengukuran langsung. Saat menguji, Anda harus memastikan tidak ada celah antara helm dan kepala.

Menurut situs di internet, ukuran helm sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan berkendara sepeda motor. Saat memilih helm, ukuran helm yang tepat adalah sedikit lebih ketat dan seluruh busa akan menutupi kepala dengan lebih baik. Meski akurat dan presisi, memakai helm tidak menimbulkan rasa sakit.

Cara mudah lainnya untuk mengetahui apakah helm Anda sudah tepat atau tidak adalah dengan menggerakkan helm ke kiri dan ke kanan saat dipasang. Jika helm terasa kencang dan tidak menimbulkan rasa sakit saat di goyang kekiri dan kekanan, maka ukurannya sudah tepat. Helm, jika bergoyang kekiri dan kekanan terasa longgar dan dapat digerakkan maka helm itu kebesaran atau terlalu longgar.

PERHATIKAN KUALITAS BUSA HELM

Kenyamanan helm saat digunakan sangat bergantung pada kualitas busa dan penutup liner. Tidak jarang busa helm sangat lembut, namun saat dipakai cepat luntur dan lepas. Namun, terkadang busa helm terlalu kencang di kepala sehingga tidak nyaman.

Jika Anda merasa sakit pada akhirnya, jika kulit menjadi merah, ukuran helm mungkin terlalu ketat untuk kepala. Namun bukan berarti salah memilih ukuran helm, hanya karena masalahnya ada pada pengencang / tali keamanan belum di ukuran yang pas.

Ini adalah masalah kecil karena masih dapat mengubah dan melepaskan ikatan. Helm yang terpasang pada pengait cincin DD dapat dengan mudah dilonggarkan atau di buat pas dengan ukuran kepala.

Namun, Anda perlu memastikan bahwa helm tersebut tidak terlalu longgar. Jika Anda menggerakkan kepala, ukuran helm yang benar seharusnya tidak menyebabkan helm bergerak sama sekali. Tujuannya sama dengan tidak pernah memakai helm yang longgar saat terjadi kecelakaan.

SERTIFIKAT HELM MENENTUKAN KUALITAS BAHAN dan PELINDUNG KEPALA

Helm yang memenuhi standar memberikan kenyamanan dan keamanan yang maksimal. Helm jenis ini memang mahal, tapi apa artinya mahal dibandingkan dengan keselamatan Anda saat berkendara?


PERINGKAT KEAMANAN BIASANYA BERBEDA DI SETIAP NEGARA .

Amerika Serikat memiliki sertifikasi DOT: Departemen OF Transportasi atau Seneca Memory Foundation (SNELL). Jepang memiliki Standar Industri Jepang atau JIS. Sementara di Indonesia, harus ada standar keamanan SNI atau standar nasional Indonesia di pasaran.

Helm kualitas global, biasanya dicantumkan tiga sekaligus. Tidak hanya SNI tetapi juga label DOT dan SNELL untuk memastikan helm ini sesuai dengan peraturan keselamatan luar negeri.

Baca Juga : Letak Posisi Lambang SNI Helm Asli Dimana Posisinya ?


PILIH TIPE FULL FACE ATAU HALF FACE ?

Cara Memilih Helm yang Baik Helm bukan hanya soal ukuran busa atau kenyamanan. Jenis helm juga mempengaruhi kemampuan melindungi kepala dalam keadaan darurat.

Menurut situs resmi Suzuki, Anda bisa memilih helm half face jika ingin berkendara dengan nyaman dan sering dalam jarak dekat. 

Namun jika Anda sering berkendara jarak jauh dan ingin lebih aman, sebaiknya gunakan tipe helm full face. Helm lengkap memberikan perlindungan yang lebih baik, terutama saat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga : Kenapa Helm Trail Punya Moncong Panjang?

Para ahli sebenarnya merekomendasikan helm full face, bukan helm setengah. Menurut sebuah studi oleh peneliti Brasil dan The Journal of Oral and Maxillofacial Surgery, helm setengah wajah (half face) dianggap memberikan perlindungan yang buruk.

Para ahli berpendapat bahwa memakai helm setengah muka sama dengan tidak memakainya sama sekali. Penelitian difokuskan pada 253 sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, yang mengakibatkan cedera dan cedera kepala parah.

Dari jumlah tersebut, 156 tidak memakai helm pada saat kecelakaan, 51 memakai helm lengkap, dan hanya 46 memakai helm lengkap.

BAHAYA MEMAKAI HELM HALF FACE

Sebanyak 76,5% pasien yang memakai helm full face mengalami cedera otak serupa dengan mereka yang tidak menggunakan helm. Sementara itu, hanya 52 persen helm full-face yang mengalami kerusakan otak.

Cedera otak traumatis adalah hilangnya kesadaran atau ketidakmampuan untuk mengingat peristiwa yang mengarah pada kecelakaan. Ada perubahan status mental pada saat kecelakaan, atau kerusakan saraf. Para peneliti telah menyimpulkan bahwa pengemudi dengan helm half face setengah lebih mungkin menderita cedera kepala. Karena ketika terjadi kecelakaan sepeda motor, akan mengenai dagu, termasuk mata dan dahi. dan ini akan membuat trauma jika tidak segera di obati

Oleh karena itu belilah Helm yang mempunyai sertifikasi resmi dan anda bsia mendapatkanya di sini SHOPEE : https://shp.ee/pztxj45 , terimakasih itulah pembahasan kali ini tentang cara memilih helm sepeda motor yang aman nyaman dan tepat terimakasih - idokeren.com
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini