Pola Hidup Sehat Mencegah kanker

Pola Hidup Sehat Mencegah kanker

Idokeren.Com - Pola Hidup Sehat Mencegah kanker - Kutulis artikel ini  bukan karena penulis adalah dokter atau seseorang yang bekerja di bidang kesehatan tetapi, kepedulian terhadap orang orang sekitar yang kadang mereka kerap tidak pernah mengetahui informasi lebih dini untuk  sebuah penyakit yang akan merubah hidupnya menjadi sesuatu yang mengerikan .

Dengan harapan setelah  sahabat ku semua membaca tulisan ini dapat berbagi dengan siapapun yang memerlukan, dan sedang membutuhkan informasi tentang ini , tulisan ini pun di dapat dari berbagai macam referensi di web/blog kesehatan. sekali lagi tulisan ini di buat bukan untuk  menakuti tetapi ada pepatah bilang Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati.

Sehat merupakan rezeki yang patut di syukuri oleh setiap manusia yang beriman. Kadang kita tidak menyadari bahwa jika nikmat kesehatan yang kita dapat di ambil, Barulah kita tau nikmat itu teramat besar pemberian ALLAH SWT.

Pengertian Kanker

kanker merupakan sebuah penyakit yang berasal dari pertumbuhan tidak normal yang Muncul dari sel-sel jaringan tubuh yang kemudian berubah menjadi sel-sel kanker. Dalam Pertumbuhanya sel-sel  ini dapat menyebar keseluruh anggota tubuh dan dapat menyebabkan kematian.

Masyarakat sering menyebut Kanker adalah Tumor dan ini adalah sesuatu yang harus kita pahami,  Tidak setiap tumor adalah kanker, Tumor adalalah benjolan tidak normal atau abnormal tumor di bedakan menjadi dua jenis Tumor Jinak dan Tumor Ganas.

Penyakit kanker dapat  menjankiti siapapun, orang dewasa, tua dan muda dapat terkena penyakit ini dan menurut data yang di dapat dari internet dari yayasankankerindonesia.org.
Orang yang berusia sekitar 40 tahun rentan terkena penyakit ini. 

Penyakit ini pada perkembangan tidak  membuat  orang yang terkena merasakan keluhan atau gejala terkena, namun jika sudah merasakan gejala dan keluhan berarti penyakit kanker ini sudah lanjut ketahap yang lebih serius.

Gejala kanker Yang Harus Di perhatikan

  1. Jadwal buang air besar yang mulai tidak normal atau terganggu tidak sesuai kebiasaan .
  2. Susah menelan dan ada masalah pada alat pencernaan.
  3. Batuk yang tak kunjung  sembuh-sembuh serta suara yang keluar serak.
  4. Muncul benjolan pada Payudara atau di tempat lain  benjolan (tumor).
  5. Tahi lalat yang berubah menjadi besar, menjadi semakin besar dan memicu gatal berlebih.
  6. Keluar cairan darah atau lendir yang tidak normal dari tubuh.
  7. Penyakit borok atau koreng yang tidak kunjung sembuh-sembuh.

Penyebab Kanker

Penyebab kanker ??? walaupun belum dapat di pastikan secara pasti apa itu penyebab kanker, tetapi mengetahui informasi tentang penyakit ini dan menjalankan pola hidup sehat lebih baik dari pada mengobati penyakit ini.

Jenis-Jenis Kanker

Di bawah ini jenis jenis kanker yang harus kita tahu.

1. Kanker Payudara

Kanker Payudara

Kanker payudara biasanya terjadi pada perempuan dimana usia mempengaruhi kanker ini, umunya kanker ini meyerang perempuan yang telah menaupose. faktor-faktor seperti penyakit turunan, memiliki gen-tertentu, alkoholik, mempunyai payudara yang padat, pernah mengalami menstruasi pertama pada usia sebelum 11 tahun, pertama kali hamil pada usia di atas 35 , terkena radiasi  dan pernah menjalani terapi hormon.

Oleh karena itu sedini mungkin kita menemukan penyakit kanker ini maka akan semakin baik dalam penanganan dokter.

Gejala Kanker payudara : 

  1. Berubahnya bentuk payudara dan Puting susu
  2. Rasa sakit yang tak hilang-hilang pada payudara
  3.  Keluar cairan bening, dengan warna cokelat atau kuning
  4. Tanpa di ketahui penyebabnya puting susu bengkak
  5. Terjadi bengkak di sekitar ketiak karena kelenjar getah bening di area tersebut
  6.  terlihat jelas urat-urat di payudara
  7. Terlihat kelainan pada kulit payudara

2. Kanker Serviks

Kanker Serviks

kanker ini berkaiatan dengan sistem reproduksi wanita kanker serviks merupakan sel-sel yang tumbuh di leher rahim, kanker serviks biasanya tidak menunjukan gejala-gejala awal. gejala kanker serviks ini akan di ketahui ketika kanker mulai menyebar. banyak kasus pada umunya kanker serviks ini berkaitan dengan infeksi menular secara sexsual.
kanker servik terbagi menjadi dua jenis  :
  1. Karsinoma sel skuamosa (KSS). KSS adalah jenis kanker serviks yang paling sering terjadi. KSS bermula pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.
  2. Adenokarsinoma. Jenis kanker serviks ini bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim.
sumber  " www.alodokter.com/kanker-serviks "

3. Kanker Usus

Kanker Usus

Kanker usus menyerang usus besar pada tubuh manusia dan penyakit ini di temukan paling banyak pada usia diatas 60 tahun. Kanker ini di awali dengan terjadinya gumpalan-gumpalan sel yang berukuran kecil yang disebut polip adenoma. Seiring waktu kanker menyebar tidak terkendali.

Gejala Kanker Usus:

  1. Darah terlihat pada kotoran ( Feses ) atau Pada Anus
  2. Kotoran berunah menjadi keras atau menjadi terlalu cair
  3. Tubuh Lelah
  4. Berat badan berkurang
  5.  Tidak nafsu makan
  6.  Perut kembung

4. Kanker Darah ( Leuximia )


Kanker  darah atau leuximia adalah jenis kanker yang menyerang sel darah putih yang berfungsi. Sel darah putih berfungsi melindungi tubuh dari penyakit atau elemen asing yang masuk kedalam tubuh. sel darah putih di hasilkan dari sumsum tulang belakang.

Ada tiga jenis  kanker darah:

Leukemia, sejenis kanker yang ditemukan dalam darah dan sumsum tulang, disebabkan oleh produksi sel-sel darah putih abnormal yang cepat. Tingginya jumlah sel darah putih abnormal tidak mampu melawan infeksi, dan mereka merusak kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah dan trombosit.

Limfoma adalah jenis kanker darah yang mempengaruhi sistem limfatik, yang menghilangkan kelebihan cairan dari tubuh Anda dan menghasilkan sel-sel kekebalan. Limfosit adalah jenis sel darah putih yang melawan infeksi. Limfosit abnormal menjadi sel limfoma, yang berkembang biak dan mengumpulkan di kelenjar getah bening Anda dan jaringan lainnya. Seiring waktu, sel-sel kanker ini merusak sistem kekebalan tubuh Anda.

Myeloma adalah kanker sel-sel plasma. Sel plasma adalah sel darah putih yang menghasilkan antibodi penangkal penyakit dan infeksi dalam tubuh Anda. Sel-sel myeloma mencegah produksi antibodi yang normal, membuat sistem kekebalan tubuh Anda melemah dan rentan terhadap infeksi.

4. Kanker Prostat 

 Kanker Prostat

Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling umum pada pria. Biasanya kanker prostat tumbuh lambat dan pada awalnya terbatas pada kelenjar prostat, di mana kanker ini mungkin tidak menyebabkan kerusakan serius.

Namun, sementara beberapa jenis kanker prostat tumbuh lambat dan mungkin membutuhkan perawatan minimal atau bahkan tidak sama sekali, jenis-jenis lain bersifat agresif dan dapat menyebar dengan cepat.

Kanker prostat yang terdeteksi dini - ketika masih terbatas pada kelenjar prostat - memiliki peluang lebih besar untuk pengobatan yang berhasil.

Gejala Kanker Prostat :

  1. Kanker prostat tidak menyebabkan tanda atau gejala pada tahap awal.
  2. Kanker prostat yang lebih lanjut dapat menyebabkan tanda dan gejala seperti:
  • Kesulitan buang air kecil
  • Penurunan kekuatan dalam aliran urin
  • Darah dalam air mani
  • Ketidaknyamanan di daerah panggul
  • Sakit tulang
  • Disfungsi ereksi

Penyebab Kanker Prostat.

Dokter tahu bahwa kanker prostat dimulai ketika beberapa sel di prostat Anda menjadi tidak normal. Mutasi pada DNA sel abnormal menyebabkan sel tumbuh dan membelah lebih cepat daripada sel normal. Sel-sel abnormal terus hidup, ketika sel-sel lain akan mati. Sel-sel abnormal yang terakumulasi membentuk tumor yang dapat tumbuh menyerang jaringan terdekat. Beberapa sel abnormal juga dapat pecah dan menyebar (bermetastasis) ke bagian lain dari tubuh.

Pencegahan untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat:

Pilih diet sehat penuh buah-buahan dan sayuran. Hindari makanan berlemak tinggi dan sebagai gantinya fokuslah memilih berbagai buah, sayuran dan biji-bijian. Buah-buahan dan sayuran mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dapat berkontribusi untuk kesehatan Anda.

Apakah Anda dapat mencegah kanker prostat melalui diet belum terbukti secara meyakinkan. Tetapi makan makanan sehat dengan beragam buah dan sayuran dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Pilih makanan sehat daripada suplemen. Belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen berperan dalam mengurangi risiko kanker prostat. Sebagai gantinya, pilih makanan yang kaya akan vitamin dan mineral sehingga Anda bisa menjaga kadar vitamin sehat dalam tubuh Anda.

Berolahragalah hampir setiap hari dalam seminggu. Olahraga meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, membantu Anda mempertahankan berat badan dan meningkatkan suasana hati. Ada beberapa bukti bahwa pria yang tidak berolahraga memiliki kadar PSA yang lebih tinggi, sedangkan pria yang berolahraga mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

Pertahankan berat badan yang sehat. Jika berat badan Anda saat ini sehat, berusahalah untuk mempertahankannya dengan berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu.

5. Kanker Hati

Kanker Hati

Kanker hati  adalah kanker yang timbul di hati. Tumor kanker (ganas) yang berawal di hati paling sering adalah sarkoma, sejenis kanker yang berasal dari jaringan lunak tubuh. Sebagian besar tumor hati bersifat non-kanker atau (jinak).

Kanker hati sangat jarang. Sebagai contoh, satu studi meninjau lebih dari 12.000 otopsi dan hanya menemukan tujuh kasus tumor jantung primer. Rata-rata hanya satu kasus kanker jantung yang terlihat setiap tahun.

Meski masih jarang, sebagian besar kanker yang ditemukan di jantung berasal dari bagian lain tubuh. Kanker yang dimulai dekat jantung, seperti kanker paru-paru, dapat tumbuh melibatkan jantung atau selaput jantung (kantung perikardial). Atau kanker dapat mulai di tempat lain di tubuh dan menyebar ke jantung melalui aliran darah.

Kanker yang dapat mempengaruhi jantung termasuk kanker payudara, kanker ginjal, kanker paru-paru, leukemia, limfoma dan melanoma, antara lain. Kanker juga dapat mempengaruhi jantung dengan cara lain. Jenis kanker langka yang dikenal sebagai tumor karsinoid kadang-kadang menghasilkan hormon yang dapat merusak katup jantung.
Perawatan kanker juga dapat merusak jantung.

Perawatan kanker yang terkait dengan masalah jantung termasuk beberapa jenis obat kemoterapi, obat terapi bertarget tertentu, terapi radiasi yang ditujukan di dekat jantung, dan terapi hormon. Beberapa masalah jantung terdeteksi selama perawatan, sementara yang lain mungkin tidak menjadi jelas selama bertahun-tahun setelah perawatan. Dalam banyak kasus, kerusakan jantung dapat dibalik, meskipun beberapa jenis kerusakan jantung bisa bersifat permanen.

6. Kanker Paru

Kanker Paru

kanker paru adalah jenis kanker yang dimulai di paru-paru. Tubuh Anda adalah dua organ seperti spons di dada Anda yang mengambil oksigen saat Anda menghirup dan melepaskan karbon dioksida saat Anda mengeluarkan napas.

Orang yang merokok memiliki risiko terbesar terkena kanker paru-paru, meskipun kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok.

Gejala kanker Paru :

Kanker paru-paru biasanya tidak menyebabkan tanda dan gejala pada tahap paling awal. Tanda dan gejala kanker paru-paru biasanya terjadi hanya ketika penyakitnya sudah lanjut.
Tanda dan gejala kanker paru-paru diantaranya adalah :
  • Batuk baru yang tidak kunjung sembuh
  • Batuk darah, meski jumlahnya sedikit
  • Sesak napas
  • Sakit dada
  • Suara serak
  • Menurunkan berat badan tanpa berusaha
  • Sakit tulang
  • Sakit kepala

Penyebab Kanker Paru

Merokok menyebabkan sebagian besar terkena  kanker paru-paru - baik pada perokok maupun pada orang yang terpapar asap rokok. Tetapi kanker paru-paru juga terjadi pada orang yang tidak pernah merokok dan pada mereka yang tidak pernah terpapar asap rokok dalam waktu lama. Dalam kasus ini, mungkin tidak ada penyebab kanker paru-paru yang jelas.

Merokok menyebabkan kanker paru-paru

Dokter percaya merokok menyebabkan kanker paru-paru dengan merusak sel-sel yang melapisi paru-paru. Ketika Anda menghirup asap rokok, yang penuh dengan zat penyebab kanker (karsinogen), perubahan pada jaringan paru-paru segera dimulai.

Pada awalnya tubuh Anda mungkin dapat memperbaiki kerusakan ini. Tetapi dengan setiap paparan berulang, sel-sel normal yang melapisi paru-paru Anda semakin rusak. Seiring waktu, kerusakan menyebabkan sel untuk bertindak tidak normal dan akhirnya kanker dapat berkembang.

Faktor yang dapat menyebabkan terkena kanker ini :

Merokok. Risiko Anda terkena kanker paru-paru meningkat dengan jumlah rokok yang Anda hisap setiap hari dan bertahun tahun . Berhenti pada usia berapa pun secara signifikan dapat menurunkan risiko terkena kanker paru-paru.

Terpapar asap rokok orang lain. Bahkan jika Anda tidak merokok, risiko kanker paru-paru Anda meningkat jika Anda terpapar asap rokok.

Paparan gas radon. Radon diproduksi oleh pemecahan alami uranium di tanah, batu dan air yang akhirnya menjadi bagian dari udara yang Anda hirup. Tingkat radon yang tidak aman dapat menumpuk di bangunan apa pun, termasuk rumah.

Paparan asbes dan karsinogen lainnya. Paparan asbes di tempat kerja dan zat lain yang diketahui menyebabkan kanker - seperti arsenik, kromium dan nikel - juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru, terutama jika Anda seorang perokok.

Riwayat keluarga dengan kanker paru-paru. Orang dengan orang tua, saudara kandung atau anak dengan kanker paru-paru memiliki peningkatan risiko penyakit ini.

Makanan Untuk mencegah Kanker

Makanan Untuk mencegah Kanker

Apa yang Anda makan dapat secara drastis mempengaruhi banyak aspek kesehatan Anda, termasuk risiko Anda terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker.
Perkembangan kanker, khususnya, telah terbukti sangat dipengaruhi oleh diet Anda. Banyak manfata dari makanan yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan kanker .

Makanan yang dapat menurunkan risiko kanker.

1. Brokoli
Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa tanaman yang ditemukan dalam sayuran silangan yang mungkin memiliki sifat antikanker yang kuat.

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa yang telah terbukti menyebabkan kematian sel tumor dan mengurangi ukuran tumor dalam tabung percobaan dan penelitian pada hewan. Asupan sayuran yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.

2. Wortel
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa makan lebih banyak wortel adalah pengurangan risiko kanker jenis tertentu.Beberapa penelitian  telah menemukan hubungan antara konsumsi wortel dan penurunan risiko kanker prostat, paru-paru dan lambung.

3. Kacang
Kacang tinggi serat, yang dapat melindungi terhadap kanker kolorektal. Penelitian pada manusia dan hewan telah menemukan asupan kacang yang lebih tinggi yang dapat mengurangi risiko tumor kolorektal dan kanker usus besar.

4. Berry
Buah beri mengandung antosianin yang tinggi, pigmen tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan dapat dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker.

5. Kayu Manis
Kayu manis terkenal dengan manfaat kesehatannya, termasuk kemampuannya untuk mengurangi gula darah dan mengurangi peradangan .

1 / 2–1 sendok teh (2-4 gram) kayu manis dalam makanan Anda per hari mungkin bermanfaat dalam pencegahan kanker, dan mungkin juga memiliki manfaat lain, seperti mengurangi gula darah dan mengurangi peradangan.

Uji tabung dan penelitian pada hewan telah menemukan bahwa ekstrak kayu manis mungkin memiliki sifat antikanker dan dapat membantu mengurangi pertumbuhan dan penyebaran tumor.

6. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung banyak manfaat kesehatan, jadi tidak heran minyak zaitun merupakan salah satu makanan pokok Mediterania.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa asupan minyak zaitun yang lebih tinggi dapat membantu melindungi terhadap kanker.

Satu ulasan besar yang terdiri dari 19 studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah terbesar memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dan kanker sistem pencernaan dibandingkan dengan mereka yang asupannya paling rendah .

7. Kunyit
Kunyit adalah rempah yang terkenal karena khasiatnya yang meningkatkan kesehatan. Curcumin, bahan aktifnya, adalah bahan kimia dengan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan bahkan antikanker.

Kunyit mengandung curcumin, bahan kimia yang telah terbukti mengurangi pertumbuhan berbagai jenis kanker dan lesi pada tabung reaksi dan studi pada manusia.

8. Buah Jeruk
Makan buah jeruk seperti lemon, limau, jeruk bali dan jeruk telah dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah dalam beberapa penelitian.

Satu penelitian besar menemukan bahwa partisipan yang makan jumlah buah jeruk yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker saluran pencernaan dan saluran pernapasan .

Penelitian telah menemukan bahwa asupan buah jeruk yang lebih tinggi dapat mengurangi risiko kanker jenis tertentu, termasuk kanker pankreas dan lambung, bersama dengan kanker saluran pencernaan dan saluran pernapasan atas.

9. Biji rami
Tinggi serat dan juga lemak jantung-sehat, biji rami bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet Anda.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa itu bahkan dapat membantu mengurangi pertumbuhan kanker dan membantu membunuh sel-sel kanker.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa biji rami dapat mengurangi pertumbuhan kanker pada kanker payudara dan prostat. Ini juga tinggi serat, yang dapat mengurangi risiko kanker kolorektal.

10. Tomat
Lycopene adalah senyawa yang ditemukan dalam tomat yang bertanggung jawab atas warna merah cerah serta sifat antikankernya.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa asupan tomat dan likopen yang lebih tinggi dapat mengurangi risiko kanker prostat. Namun, studi lebih lanjut diperlukan.

11. Bawang putih
Komponen aktif dalam bawang putih adalah allicin, senyawa yang telah terbukti membunuh sel kanker dalam beberapa studi .

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara asupan bawang putih dan risiko lebih rendah dari jenis kanker tertentu.

Satu studi dari 543.220 peserta menemukan bahwa mereka yang makan banyak sayuran Allium, seperti bawang putih, bawang merah, daun bawang dan bawang merah, memiliki risiko kanker lambung yang lebih rendah daripada mereka yang jarang makan bawang putih.

Pola Hidup Sehat

Pola Hidup Sehat

Jadi, jika Anda tertarik untuk mencegah kanker, nikmati kenyataan bahwa perubahan gaya hidup yang sederhana dapat membuat perbedaan. Pertimbangkan tip di bawah ini unutk  pencegahan kanker

1. Jangan gunakan tembakau

Menggunakan segala jenis tembakau membuat Anda berada di jalur yang sangat beresiko dengan kanker. Merokok telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker - termasuk kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, laring, pankreas, kandung kemih, leher rahim dan ginjal. Mengunyah tembakau telah dikaitkan dengan kanker rongga mulut dan pankreas. Bahkan jika Anda tidak menggunakan tembakau, paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Menghindari tembakau - atau memutuskan untuk berhenti menggunakannya - adalah bagian penting dari pencegahan kanker. Jika Anda perlu bantuan untuk berhenti merokok, tanyakan kepada dokter Anda tentang produk berhenti merokok dan strategi lain untuk berhenti merokok.

2. Makan makanan yang sehat

Mungkin mengurangi risiko Anda. Pertimbangkan pedoman ini:

Makan banyak buah dan sayuran. Dasarkan diet Anda pada buah-buahan, sayuran dan sumber tanaman lainnya - seperti biji-bijian dan kacang-kacangan.

Hindari obesitas. Makan lebih ringan dan ramping dengan memilih lebih sedikit makanan berkalori tinggi, termasuk gula halus dan lemak dari sumber hewani.

Jika Anda memilih untuk minum alkohol, lakukan hanya dalam jumlah sedikit. Risiko berbagai jenis kanker - termasuk kanker payudara, usus besar, paru-paru, ginjal dan hati - Anda minum dan lamanya Anda minum secara teratur.

Batasi daging olahan. Sebuah laporan dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, Badan Kanker Organisasi Kesehatan Dunia, menyimpulkan bahwa makan daging olahan dalam jumlah besar dapat sedikit meningkatkan risiko kanker jenis tertentu.

Selain itu, wanita yang makan makanan Mediterania ditambah dengan minyak zaitun extra-virgin dan kacang-kacangan campuran memiliki risiko kanker payudara yang berkurang. Diet Mediterania kebanyakan pada makanan nabati, seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan. Orang yang mengikuti diet Mediterania memilih lemak sehat, seperti minyak zaitun, lebih banyak mentega dan ikan daripada daging merah.

Pertahankan berat badan yang sehat dan aktif secara fisik

Mempertahankan berat badan yang sehat dapat menurunkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk payudara, prostat, paru-paru, usus besar, dan ginjal.

Aktivitas fisik juga penting. Aktivitas fisik sendiri dapat menurunkan risiko kanker payudara dan kanker usus besar.

Orang dewasa yang berpartisipasi dalam jumlah aktivitas fisik mendapatkan beberapa manfaat kesehatan. Tetapi untuk manfaat kesehatan yang substansial, dorongan untuk mendapatkan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik sedang atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik yang kuat.

Anda juga dapat melakukan kombinasi aktivitas sedang dan kuat. Sebagai tujuan umum, sertakan setidaknya 30 menit aktivitas fisik dalam rutinitas harian Anda - dan jika Anda bisa melakukan lebih banyak, acara yang lebih baik.

Lindungi diri Anda dari sinar matahari

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling umum - dan salah satu yang paling dapat dicegah. Coba tips ini:

Hindari sinar matahari siang. Jauhi sinar matahari antara pukul 10 pagi dan 4 sore, saat sinar matahari paling kuat.

Tetap di tempat teduh. Saat Anda berada di luar ruangan, tinggal di tempat teduh sebanyak mungkin. Kacamata hitam dan topi lebar juga membantu.

Tutupi area yang terbuka. Kenakan dengan erat tenunan, pakaian longgar yang menutupi bagian kulit Anda sebanyak mungkin. Pilihlah warna-warna cerah atau gelap, yang memantulkan lebih banyak radiasi ultraviolet daripada pastel atau kapas yang diputihkan.

Jangan berhemat pada tabir surya. Gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF setidaknya 30, bahkan pada hari berawan. Oleskan tabir surya dengan murah hati, dan aplikasikan kembali setiap dua jam - atau lebih sering jika Anda berenang atau berkeringat.

Hindari tanning bed dan sunlamps. Ini sama merusaknya seperti sinar matahari alami.

Dapatkan vaksinasi

Pencegahan kanker termasuk perlindungan dari infeksi virus tertentu. Bicaralah dengan dokter Anda tentang vaksinasi terhadap:

Hepatitis B. Hepatitis B dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati. Vaksin hepatitis B direkomendasikan untuk orang dewasa tertentu yang berisiko tinggi - seperti orang dewasa yang tidak aktif dalam hubungan seksual, orang dengan infeksi menular seksual, orang yang menggunakan obat intravena, pria yang berhubungan seks dengan pria, dan petugas kesehatan atau pekerja keselamatan publik yang mungkin terpapar darah atau cairan tubuh yang terinfeksi.

Human papillomavirus (HPV). HPV adalah virus yang ditularkan secara seksual yang dapat menyebabkan kanker serviks dan genital lainnya serta kanker sel skuamosa pada kepala dan leher. Vaksin HPV direkomendasikan untuk anak perempuan dan laki-laki berusia 11 dan 12 tahun.

ok sobat idokeren.com itulah artikel mengenai pola hidup sehat dapat menghindarkan kita dari terkena penyakit kanker semoga artikel di atas bermanfaat.

Artikel Menarik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel