Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Ciri-Ciri ECU Motor Akan Mulai Rusak

Idokeren.com – hai sobat.... pada kali ini kita akan membahas salah satu komponen yang dapat kita katakan sebagai komponen vital bagi motor dengan teknologi injeksi. Yups... komponen ini adalah ECU (Engine Control Unit).

Kenapa komponen ini dapat dibilang sebagai komponen vital pada motor –motor modern, itu disebabkan oleh karena fungsinya yang sangat penting dan banyak. Beberapa fungsi dari ECU yaitu mengatur injektor, mengatur pengeram, dll.

Ciri-Ciri ECU Motor Akan Mulai Rusak


Pada saat ini, motor dengan sistem injeksi merupakan jenis motor favorit oleh kebanyakan pengendara.

Hal ini disebabkan oleh keuntungan yang diperoleh dari jenis motor ini, yang mana dapat memaksimalkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar motor, sehingga lebih hemat ketimbang motor dengan sistem karburator.

Namun, motor dengan teknologi sistem injeksi ini memperlukan komponen yang akan kita bahas kali ini yaitu ECU.

Karena ECU ini merupakan komponen yang sangat vital bagi motor dengan sistem injeksi, yang mana jenis motor yang banyak digunakan oleh kebanyakan orang. Akan sangat fatal bila komponen ini mengalami kerusakan.

Maka dari itu, topik kita kali ini adalah apa sih ciri – ciri dari ECU motor akan mulai rusak. Jadi, tanpa berlama – lama lagi, simak pembahasannya berikut ini.


Ciri ECU Motor Mulai Rusak

Seperti biasanya, beberapa ciri di bawah ini dapat sobat perhatikan sendiri dan dapat sobat terapkan sendiri. jadi, baca terus sampai akhir ya... supaya tidak kelewatan informasi penting hehehe.

Perhatikan Speedometer

Ciri pertama yang sangat mudah untuk sobat perhatikan apakah ECU sudah rusak atau tidak yaitu dengan memperhatikan speedometer atau panel indikator pada motor.

Hal yang perlu sobat perhatikan yaitu kondisi dari klakson, lampu sein, lampu rem maupun starter. Yang mana jika posisi kunci kontak sudah ON namun komponen tersebut mati, maka ECU pada motor sobat berkemungkinan sedang mengalami masalah.

Hal ini juga diperkuat lagi, jika sobat telah memeriksa kondisi aki namun dalam keadaan yang baik. Maka dapat dipastikan bahwa kemungkinan besar ECU pada motor sobat tidak berfungsi sebagaimana mestinya.


Perhatikan Lampu Indikator MIL

Hal lain yang perlu sobat perhatikan sebagai tada bahwa ECU mengalami masalah adalah pada lampu indikator mil.

Jika sobat menemukan lampu indikator MIL pada motor sobat berkedip – kedip, maka kemungkinan besar terjadi masalah pada sistem injeksi motor sobat.

Untuk mengatasi masalah ini sobat dapat melakukan pengaturan ulang pada ECU motor sobat. Hal ini perlu dilakukan supaya kode yang rusak pada ECU di reset atau di atur ulang ke keadaan semula.

Namun, jika sobat telah melakukan hal ini beberapa kali hingga kerusakan pada sensor telah diperbaiki, tetapi lampu indikator MIL tetap saja masih berkedip, maka dapat dipastikan kerusakan terjadi pada sistem ECU pada motor sobat.

Solusi dari masalah ini adalah sobat harus mengganti ECU pada motor sobat dengan ECU yang baru.

Pompa dan Busi Tidak Berfungsi

Faktor selanjutnya sebagai ciri bahwa ECU mengalami masalah adalah terdapat masalah atau kerusakan pada bagian pomppa dan juga busi motor.

Biasanya, pada saat kunci kontak sudah dalam kondisi ON (hidup) maka dengan sendirinya pompa bahan bakar akan mengeluarkan suara seperti dengungan. Hal ini dapat menjadi penanda bahwa bahan bakar telah siap untuk di pompa ke injector.

Dengan bunyi dengungan yang dikeluarkan oleh pompa bahan bakar dapat sobat gunakan sebagai perantara untuk mengetahui situasi pada sistem injeksi motor.

Untuk mengetahui hal tersebut, sobat perlu ekstra detail untuk memeriksanya karena sistem injeksi sangat rumit. Sebagai contoh, apakah pompa bahan bakar berhenti bekerja karena fuse yang putus?, apakah jalur kabel yang rusak atau fuel pump yang memang rusak.

Hal lain yang dapat membantu sobat untuk mendeteksi apakah ECU mengalami masalah atau tidak adalah dengan memperhatikan percikan yang dikeluarkan busi motor sobat pada saat melakukan elektrik starter atau kick starter.

Jika sobat mendapati busi tidak mengeluakan percikan dan pompa bahan bakar tidak mengeluarkan bunyi mendengung, maka kemungkinan besar bahwa ECU atau ECM pada motor sobat mengalami masalah.

Terdapat Kebocoran Arus Listrik

Faktor selanjutnya yaitu terdapat kebocoran arus listrik pada motor. Faktor ini merupakan indikasi kuat bahwa ECU pada motor sobat sedang dalam masalah.

Maksud dari kebocoran arus listrik disini adalah pada saat posisi kunci kontak sedang dalam kondisi OFF, komponen listrik seperti klakson, dan lampu – lampu masih dapat berfungsi atau menyala, namun dengan arus listrik yang sedikit ketimbang pada saat kunci kontak ON.

Perlu sobat ingat bahwa kobocoran arus listrik seperti ini bukan hanya pada satu beban lampu, namun hampir keseluruhan lampu. Tetapi, jika hanya satu lampu yang dapat berfungsi, maka kemungkinan dari hal ini adalah terdapat konsleting.

Sebagai tindak pencegahan, sobat sangat disarankan untuk melakukan pengecekan rutin pada bagian aki motor sobat. Setidaknya melakukan hal ini dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kebocoran arus listrik.

Motor susah untuk Distarter

Faktor kali ini sering terjadi khususnya pada motor matic dengan sistem injeksi. Hal yang perlu sobat perhatikan adalah kondisi dimana starter motor mengalami masalah.

Dimana ketika sobat melakukan starter namun motor masih juga tidak mau hidup sama sekali. Faktor ini-pun diperkuat apabila sobat mengecek kondisi aki, namun masih dalam keadaan normal.

Dengan dua hal tersebut, kemungkinan besar bahwa ECU pada motor sobat mengalami masalah yang cukup parah.

Jika sobat mendapati masalah seperti ini pada motor sobat, sangat disarankan untuk segera melakukan pengecekan ke bengkel khusus kelistrikan motor atau khusus aki. Karena, jika sobat membiarkan hal ini dalam waktu lama, maka dapat dipastikan bahwa ECU pada motor akan mengalamai masalah yang lebih serius lagi.

Baik, diatas adalah faktor – faktor umum yang sering dialami oleh motor ketika ECU sedang dalam masalah.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa ada bebrapa faktor lain yang dapat kita amati untuk mengetahui apakah ECU sedang mengalami masalah atau tidak. Salah satunya adalah faktor usia motor, yang mana intensitas penggunaan, kapasitor serta resistor pada ECU sangatlah mempengaruhi ECU pada motor.

Faktor lainnya adalah seperti konsleting, sensor bermasalah, aki motor mulai soak. Jika hal – hal seperti ini dibiarkan begitu saja, maka memiliki kemungkinan besar bahwa akan menyebabkan karusakan pada ECU motor sobat.

Karena hal tersebut, sobat sangat disarankan untuk rutin melakukan perawatan pada sistem kelistrikan motor, sebab hal ini sangat berhubungan erat pada sistem ECU motor.

Hal lain yang tidak boleh luput dari perhatian sobat semua adalah perawatan sistem injeksi. Karena sistem injeksi juga memiliki pengaruh besar pada kondisi ECU motor.

Sekian pembahasan kita kali ini mengenai apa ciri – ciri motor ketika ECU dalam keadaan bermasalah. Dan sampai jumpa pada topik seputar dunia otomotif lainnya hanya di idokeren – idokeren.com 

Writer : Riski Rahmat H
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini