Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Perbedaan Cakram Floating dan Cakram Biasa Pada Motor

Idokeren.com – Coba perhatikan dengan seksama sob, cakram pada motor biasa itu akan sangat berbeda dengan motor sport atau balap kan. Itu karena, masing-masing cakram akan dibuat dan disesuai dengan kebutuhan motor itu sendiri.

Pada motor berkapasitas mesin kecil akan dipasangkan dengan cakram biasa, sedangkan untuk motor sport atau balap harus memasang cakram floating. Pemasangan cakram floating pada motor sport atau balap itu supaya motor bisa leluasa dalam bergerak dan tidak kaku seperti cakram biasa.

Perbedaan Cakram Floating dan Cakram Biasa Pada Motor

Selain itu, tampilan kedua jenis cakra mini berbeda yaitu cakram floating adalah buatan aftermarket atau bukan buatan pabrik asli motor dan terkadang sulit untuk didapatkan. Sedangkan Cakram biasa itu buatan pabrik yang terpasang langsung pada motor dan tidak sulit mendapatkan cakram ini.

Nah, itu salah satu perbedaan cakram floating dan cakram biasa. Dan untuk tau lebih banyak tentang pebedaan kedua jenis cakram ini lagii… coba baca artikel ini sampai akhir sob…

Perbedaan Cakram Floating dan Cakram Biasa Pada Motor

Cakram Floating

Cakram floating bisa dikatakan berbeda dengan cakram biasa itu karena keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda. Seperti, cakram floating yang mempunyai bagian-bagian seperti :

Rotor caririer : Terletak ditengah sebelah float buttors, befungsi sebagai penyangga utama cakram di velg motor. Dan biasanya rotor carier terbuat dari besi baja.

Float button : berfungsi sebagai penghubung antara rotor carrier dan brake rotor, sedangkan bentuknya seperti cicin penghubung.

Brake button : berfungsi sebagai bagian yang berbenturan langsung dengan kampas rem, karena letaknya yang palin luar.

Jadi, cara kerja cakram floating itu seperti bergeser sedikit-sedikit ketika ada pengereman pada motor. Dan tenang saja sob, pergeseran ini tidak berbahaya karena tujuan dibuat seperti itu supaya rem tidak mudah terkunci ketika cakram berkerja secra maksimal.

Nah, untuk kekurangan cakram floating itu ada beberapa diantaranya :

1. Harga cakram floating lebih mahal dari pada cakram biasa.

2. Cakram floating bisa menimbulkan suara decitan karena pergesekan .

3. Harus menambahkan kaliper tipe radial

4. Dan yang terkahir, cakram floating ini cukup sedikit mengerikan ketika ada tabrakan dari samping. Sebab, bagian brake rotor pada cakram bisa lepas dari rotor carrier. Kalau sudah seperti ini, kalian harus cepat membawanya ke bengkel.

Cakram Biasa

Karna yang luar biasa sudah dibahas, jadi kita akan membahas yang biasa- biasa saja tetapi bikin penasaran. Jika cakram floating disebut two piece karena ada float bottom, maka cakram biasa akan disebut dengan one piece karena cakramnya solid dan hanya ada lubang-lubang dibagian rotor tanpa ada penghubung.

Fungsi dari lubang itu adalah untuk mengurangi bobot cakram itu dan untuk membuang sisa air hujan pada kaliper motor.

Keunggulan lainnya dari cakram biasa itu tidak berisik ( kalau ada yang berisik salahin cakram floating ), cakramnya mudah untuk ditemukan dan harganya lumayan dibandingkan cakram floating.

Dan untuk kekurangan dari cakram biasa itu terdapat di rancangannya yaitu cepat panas walaupun sudah ada lubang disisi-sisi cakram yang cukup banyak. Tetapi tidak hanya itu sob, jika tekanan yang diberikan kaliper itu melebihi kapasitas maka bisa membuat cakram cepat bengkok.

Kesimpulan dari artikel hari ini adalah modifikasi motor itu keren sob, tetapi lebih keren lagi jika kalian sesuaikan cakram sesuai kecocokan motor. Tampilan motor memang harus menarik, tetapi jangan sampai kalian pertaruhkan keselamatan, uang dan waktu hanya untuk penampilan. Yang padahal motornya hanya untuk keperluan bekerja saja..

Terima kasih sudah membaca sampai akhir sobat… sampai jumpa lagiii..

Writer : Revina Martin

idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini