Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Kegunaan atau Fungsi Kunci Nipel Untuk Perbaikan Mobil

Idokeren.com – hai sobat setia idokeren, semoga dalam keadaan sehat selalu. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas apa sih kegunaan atau fungsi dari kunci Nipel.

Kunci (wrench) merupakan salah satu dari sekian banyak hand tool yang banyak digunakan oleh para mekanik otomotif. Dan kunci ini pun sangat banyak macam jenisnya. Namun, pada kali ini kita akan membahas apa fungsi dari kunci Nipel.

Kegunaan atau Fungsi Kunci Nipel Untuk Perbaikan Mobil



Mungkin beberapa dari sobat idokeren semua banyak yang asing dengan nama kunci yang satu ini. hal ini dikarenakan kegunaan dari kunci ini tidak sebanyak kunci umum seperti kunci pas atau kunci T. Maka dari pada itu, simak penjelasan funsi dari kunci Nipel berikut ini.
 

Apa itu kunci nipel

Kunci Nipel atau flare nut / brake spanner jika di artikan dalam bahasa inggris merupakan salah satu dari banyaknya jenis hand tool yang termasuk dalam kategori kunci. Jika dilihat sekilas, bentuknya mirip dengan kunci pas. Namun perbedaannya yaitu bagian mata kunci nipel menyerupai kunci ring. Bentuknya pun tidak bulat sempurna, namun agak terbuka pada ujung mata kunci.

Kemudian bagian dalam mata kunci nipel berbentuk heksagonal. Yang mana desain ini mengikuti bentuk mur, sehingga dapat dibuka menggunakan kunci nipel. Pada umumnya kunci nipel dibuat dari chrome yang dicampur dengan vanadium, yang mana komposisi dari vanadium lebih banyak dari pada chrome supaya kunci lebih kokoh.

Fungsi kunci nipel

Kunci nipel dapat kita katakan memiliki fungsi yang sangat spesifik bila dibandingkan dengan jenis kunci lainnya. Kunci nipel memang dikhususkan untuk melonggarkan mur yang berbentuk seggi enam (heksagonal).

Pada umumnya, mur jenis ini sering ditemui pada bagian tengah pipa. Walaupun begitu, para mekanik otomotif menggunakan kunci nipel untuk fungsi lain. Berikut beberapa fungsi tersebut.

1. mengoperasikan mur dengan torsi yang rendah

Karena kunci nipel memiliki bagian dalam berbentuk heksagonal, maka sangat cocok jika digunakan pada mur dengan karakter torsi yang rendah. Biasanya fungsi kunci nipel seperti ini digunakan oleh para mekanik kendaraan roda dua. Contohnya saja pada saat memperbaiki setelan dari kabel kopling. Seperti yang kita tahu bahwa mur pada setelan kabel kopling memiliki karakter torsi yang rendah.

Namun beda halnya dengan mobil, mur yang digunakan kebanyakan mur dengan karakter torsi yang besar, yang mana memerlukan kunci dengan torsi yang besar juga. Walaupun begitu, ada bagian – bagian pada mobil yang menggunakan kunci nipel, seperti pada saat membuang rem angin pada mobil.

2. Daya cengkram mur lebih baik

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa desain mata kunci nipel terbuka pada bagian ujungnya. Hal ini akan memudahkan kunci nipel untuk mengisi sela sisi – sisi mur, yang mana akan sangat bermanfaat jika mur berada pada instalasi pipa yang rumit.

Pada mobil sendiri, kunci nipel digunakan pada instalasi pipa minya. Instalasi ini memiliki mur dan baut yang terpasang dengan tingkat keakuratan yang tinggi. Oleh karena itu, jika terdapat kesalahan sedikit pun dalam proses membuka maupun menutup pipa, maka dapat menyebabkan kebocoran.

Kelebihan seperti inilah yang dimiliki oleh kunci nipel. Kunci seperti kunci ring maupun kunci socket akan sangat kesulitan dalam menjangkau sisi - sisi mur karena bagian mata kunci tidak ada yang terbuka.

Baiklah sobat semua, sekian pembahasan kita kali ini. sampai jumpa pada pembahasan otomotif lainnya. – idokeren.com
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini