Bentuk - Bentuk Pelek Roda Sesuai JIS Standar ( Japanes Standart Industries )

idokeren.com - sobat keren di negara kita ini banyak  populasi kendaraan produk  roda empat di mana umumnya kita kenal merek merek yang ada berasal dari negeri Sakura yaitu Jepang mereka oleh karena itu tak heran jika kendaraan beroda 4 yang berasal dari negeri Sakura mempunyai standar tersendiri unutk  memudahkan kita untuk mengetahui standar suatu komponen. yang kali ini kita bahas adalah tentang pelek roda pada kendaraan beroda empat yang mempunyai bentuk bentuk yang berbeda tahukah sobat bahwa ada aturan atau standar tersendiri atau yang disingkat dengan JIS Japan industrial Standar.


Bentuk - Bentuk  Pelek Roda  Sesuai  JIS Standar ( Japanes Standart Industries )

Pengertian JIS Standar

JIS (Japanese industrial standars) adalah badan yang menentukan standarisasi yang digunakan untuk kegiatan industri di Jepang . Proses standarisasi dikoordinasikan oleh Badan Komite Standar Industri Jepang dan dipublikasikan melalui Standards Association Jepang .

Penggunaan pelek (atau rim) yang benar  akan bermanfaat  bagi kemampuan ban yang  digunakan dan keamanan dalam  mengendarai mobil. Menurut standard industri Jepang (JIS), pelek dibagi menjadi 5 kategori sebagai berikut :

- Divided Type Rim disingkat ( D.T.)
- Drop Center Rim disingkat ( D.C.)
- Wide Drop Center Rim disingkat ( W.D.C )
- Semi Drop Center Rim disingkat ( S.D.C )
- Flat base Rim disingkat ( I.R )

Sering kita melihat kode pada pelek mobil Standar JIS ialah sebagai berikut :

Contoh : 6.60 F X 15 SDC

Keterangan 

6.60 : Lebar pelek ( dalam inch)

F      : Bentuk Flens Pelek

15    : Diameter pelek ( dalam inch )

SDC : Tipe RIM


1, Divided Type Rim (D.T.)

Pelek jenis ini sering digunakan pada kendaraan beroda empat kecil, mesin pertanian, dan kendaraan industri  (forklift  dan sebagainya).

Devide Type Rim kenapa tipe ini banyak digunakan kan dikarenakan kebutuhan fungsi saat membuka dan memasang ban dapat dilakukan dengan mudah.

Tempat kedudukan bead tidak datar, tetapi miring pada  kedua sisi, menurun kearah sentra dan membentuk apa  yang dinamakan “taper”.  Bead yang miring mencegah  penggeseran dan akan menghasilkan pegangan yang berpengaruh dari bead dan pelek.

Divided Type Rim (D.T.)






2. Drop Center Rim (D. C. )

Pelek ini digunakan terutama untuk kendaraan beroda empat sedan dan truk  kecil.

Terdiri  dari satu penggalan saja (Devide type terdiri dari dua bagian).

Bentuk  penggalan tengah yang cekung dimaksudkan untuk memudahkan pemasangan bead. Disini juga ada “taper” untuk mencegah pergeseran diantara ban dan pelek.


Drop Center Rim (D. C.






3. Wide Drop Center Rim ( W.D.C )

Ban tekanan angin rendah telah  digunakan untuk menambahkan kenyamanan dalam mengendarai mobil.

Ban-ban tersebut lebih lebar daripada jenis yang biasa dan oleh sebab itu, memerlukan suatu Wide Drop Center Rim (lebih lebar).

Kebanyakan ban ini digunakan untuk kendaraan beroda empat sedan dan  truk kecil.

Wide Drop Center Rim ( W.D.C )






4. Semi Drop Center Rim

Semi Drop Center Rim digunakan terutama untuk ban truk kecil. Bentuk penggalan tengah yang sedikit cekung memudahkan penggantian ban.

Kontak antara ban dan  pelek diperbesar dengan adanya “taper”. Hasilnya lebih  baik dari pada yang diberikan oleh jenis Flat Base biasa.

Semi Drop Center Rim terdiri dari 3 penggalan untuk memudahkan penggantian ban. Cincin yang dipasang diantara flens dan pelek induk disebut Cincin Pengunci (Lock Ring).

Tetapii cukup umur ini, pelek dengan 2 bagian  (tanpa cincin pengunci) lebih sering digunakan, bagian  yang sanggup dilepas disebut Cincin Samping (Side Ring).


Semi Drop Center Rim





5. Flat Base Rim

Flat Base Rim dig Flat Base Rim digunakan untuk truk  dan bus.

Struktur pelek rata dan berpengaruh dan oleh karena  itu, sanggup menahan beban yang lebih berat. Seperti pada  semi drop center rim, pelepasan dari cincin samping ialah untuk pemasangan dan pelepasan ban.

Pelek jenis ini kini dibentuk lebih lebar. Tempat kedudukan  bead sebelah kiri pada gambar diatas,tidak begitu terang kelihatan tetapi ada “taper“ sedikit. Pada sisi dimana cincin samping berada, tidak ada taper.

Makara disini pasangan bead tidak begitu baik, sebab itu tidak direkomendasikan pemakaian pelek jenis ini

Flat Base Rim


Sobat keren informasi mengenai bentuk-bentuk relief sesuai standar di JIS Japan industrial standard semoga informasi tentang dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang membutuhkan dan anda bisa juga membaca hal ini di lksotomotif semoga informasi diatas dapat bermanfaat buat anda terima kasih idokeren.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel