Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mudah Merawat Transmisi CVT Mobil

Idokeren.com – hai sobat... selamat datang di idokeren. Sama seperti biasanya kita akan membahas informasi seputar dunia otomotif. Pada kali ini kita aka membahas cara – cara yang mudah untuk merawat transmisi CVT pada mobil.

Pada masa ini, banyak mobil – mobil keluaran terbaru yang sudah mulai menggunakan sistem transmisi otomatis dengan tipe CVT. Tentu saja ini meruapakan respon dari produsen mobil mengingat banyak nya permintaan dari komsumen.

Cara Mudah Merawat Transmisi CVT Mobil

Permintaan yang banyak tentu saja bukan tanpa sebab, hal ini dikarenakan transmisi CVT memiliki kelebihan dan kemudahan dalam berkendara ketimbang mobil dengan transmisi manual.

Jika ada dari sobat yang menggunakan mobil dengan jenis seperti ini, maka pengetahuan tentang cara merawat transmisi CVT sangat dibutuhkan. Hal ini perlu dilakukan supaya komponen tersebut dapat berjalan dengan optimal dan juga supaya tetap awet.

Selain itu, jika sobat menyepelekan hal ini begitu saja, maka mobil sengan sistem transmisi otomatis ini akan sangat rentan menagalami masalah. Hal ini ditambah lagi jika CVT pada mobil mengalami kerusakan serius, maka biaya untuk memperbaikinya lumayan mahal..

Untuk menghindari hal seperti itu, kita harus mencegah supaya tidak sampai terjadi kerusakan yang parah. Dan juga kita memerlukan beberapa langkah perawatan harian pada mobil matik ini.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya... terus baca sampai akhir y, supaya tidak terlewat langkahnya.


Tips Merawat Transmisi CVT pada Mobil


Langkah – langkah yang akan kita bahas cukup mudah untuk dilakukan, sehingga sobat semua pemilik mobil jenis ini dapat menerapkannya sendiri di rumah. Tanpa berlama – lama lagi, mari Simak penjelasannya berikut ini.


Menggunakan Oli Transmisi khusus Mobil Matic

Salah satu langkah yang dapat sobat para pemilik mobil matic terapkan adalah dengan menggunakan oli transmisi yang mana dikhususkan untuk CVT.

Untuk mengetahui oli jenis khusus ini, sobat harus membeli dan memilih oli yang memiliki label “Oli CVT”. Oli dengan jenis ini tentu saja dikhususkan untuk transmisi dengan tipe CVT, yang mana memeliki kulitas dan kinerja yang lebih bagus ketimbang oli transmisi biasa.

Jika sobat menggunakan oli biasa pada mobil dengan sistem CVT, maka hal ini tentu saja akan membuat beberapa perbedaan sekaligus ciri.

Hal yang terjadi jika menggunakan oli biasa adalah oli memiliki sifat yang agak ‘berat’ karena perlu untuk menyesuaikan dengan keperluan dari transmisi otomatis biasa

Akibatnya, jika sobat menggunakannya pada transmisi CVT, maka akan berpotensi terjadinya selip dan tenaganya akan terasa lemah.

Oleh sebab itu, sobat harus benar – benar memastikan bahwa oli yang sobat gunakan adalah oli yang memang dihususkan untuk mobil dengan transmisi CVT, sehingga kinerja mobil sobat dapat beroperasi dengan normal.


Mengganti Oli secara Rutin

Hal lain yang perlu sobat lakukan dalam merawat transisi CVT adalah dengan melakukan pergantian oli secara rutin.

Walaupun penggantian oli pada CVT memang termasuk dalam kategori penggunaan jangka lama, tetapi perlu diingat bahwa tetap ada batasan waktu tentang kapan penggantian oli dengan rutin.

Hal ini disebabkan tak lepas dari kualitas dan kemampuan dari oli CVT, Yang mana akan mengalami penurunan kualitas seiring berjalanya waktu. Maka dari itu, sobat sangat disarankan untuk melakukan penggantian oli pada mobil dengan transmisi CVT ini secara rutin

Untuk waktu penggantian secara rutin, sobat dapat melakukannya pada setiap 100 ribu km. Atau supaya lebih tepat, sobat dapat menanyakan langsung kepada pihak bengkel mengenai kapan waktu tepatnya penggantian oli dilakukan.

Dengan melakukan hal ini, maka akan menyebabkan kebutuhan oli transmisi akan tetap terjaga, sehingga membuat kinerja transmisi mobil menjadi lebih lebih optimal.


Menghindari jalanan yang Banjir

Cara selanjutnya yang dapat sobat terapkan untuk menjaga kondisi transmisi CVT adalah dengan sebisa mungkin mengindari jalan yang sedang banjir.

Untuk berjaga – jaga, carilah jalan alternatif lain yang memang tidak berpotensi terkena banjir, apalagi jika pada saat sedang musim hujan tiba.

Hal ini perlu dilakukan karena hujan yang deras ataupun banjir yang besar dapat mengakibatkan air memasuki gearbox. Jika hal ini terjadi, maka mobil sobat akan mengalami kemacetan gear atau transmisi.

Untuk itu, sobat sangat disarankan untuk menjaga supaya bagian transmisi tidak sampai terkena air, sehingga kondisi nya akan tetap terjaga .

Rutin Memanaskan Mesin Mobil

Hal yang satu ini terbilang sangat mudah karena sobat semua pasti sering melakukan hal ini. benar, hal ini adalah memanaskan mobil yang mana juga dapat membuat transmisi CVT tetap terawat.

Meskipun tidak secara langsung berhubungan langsung pada sistem transmisi, namun pada saat mesin mobil hidup, oli yang ada didalam mobil akan melumasi seluruh komponen mesin secara merata pada setiap celah dan sisi.

Dengan terjadinya hal ini, mesin dapat beroperasi secara normal sebagaimana mestinya. Dengan begitu, ketika mobil dijalankan pada saat pertama, maka akan mengakibatkan transmisi berjalan dengan mudah.

Dengan manfaat yang sangat penting dan berguna, sobat jangan sekali – kali menyepelekan langkah mudah ini. karena secara keseluruhan hal ini sangat berpengaruh pada transmisi mobil CVT.

Pahami Posisi Tuas Transmisi dengan benar

Cara lain yang tidak boleh luput dari perhatian sobat adalah memahami fungsi posisi tuas transmisi, yang mana hal ini juga dapat manjaga sekaligus merawat tranmisi mobil CVT.

Salah satu hal yang harus sobat perhatikan dalam menggunakan tuas transmisi pada mobil adalah mengindari penggunaan persneling “P” bila mobil mastic sobat sedang dalam keadaan berhenti.

Hal ini harus dilakukan, karena jika digunakan dalam jangka waktu yang lama maka akan membuat mobil metic justru akan sangat berpotensi mengalami kerusakan pada bagian persnelingnya.

Nah, sebagai solusinya, bila sobat ingin memakirkan mobil matic, sebaiknya jangan menggunakan persneling D. Hal ini Bukan tanpa alasan, karena jika sobat menggunakan persneling D maka sistem transmisi justru akan mudah mengalami masalah.

Maka dari itu, untuk menghindari terjadinya kerusakan seperti itu, akan lebih baik jika mobil matic sobat memindahkan tuas transmisi mobil matic ke posisi “P” , bila mobil akan diparkirkan.

  

Melakukan Service Rutin dan Rutin Cek Transmisi

Langkah yang cukup powerful dalam membantu sobat merawat transmisi CVT adalah dengan melakukan service rutin. Dimana, service yang dimaksud di sini lebih mengarah kepada mengetahui kondisi dari setiap komponen mobil. Termasuk pada sistem transmisinya.

Hal ini penting untuk dilakukan karena pada saat melakukan pengecekan seperti ini, maka otomatis nantinya jika mobil sobat mengalami kendala pada setiap komponen termasuk sistem transmisi akan dilakukan perbaikan secara langsung pada saat service.

Fungsi dari service rutin tidak hanya melakukan perbaikan. tetapi juga untuk menjaga supaya kondisi mobil tetap dalam keadaan optimal, dan juga untuk memastikan bahwa setiap komponen pada mobil berfungsi dengan baik.

Sekian pembahasan kita kali ini... di atas adalah beberapa langkah mudah yang dapat sobat lakukan guna merawat sistem transmisi pada mobil matic.

Baiklah... sebagai penutup saya ucapkan terimakasih telah membaca sampai akhir, saya harap informasi diatas bermanfaat untuk sahabat semuanya. Sampai jumpa pada pembahasan seputar dunia otomotif menarik lainnya. – idokeren.com

Writer : Riski Rahmat H 
idokeren
idokeren Menyukai dunia Otomotif, Bloger, Informasi yang bermanfaat dan terimakasih sudah mampir di blog ini